
Oleh: Nurhidayat
Nama itu, indah didengar, mengoase gurun kemungkaran
Para pengelana muda,yang berapi-api, mudah menelan
Para pemikir mulai meneran, memagari oase beracun
Pengelana muda mulai melompat, bahkan mulai mendobrak
Mengapa harus dipagari itu oase beracun?
Kenapa tak saja kau nasihati saja para peminum?
Memang, mereka sudah mabuk kesucian racun…
Sudah terlalu lama mereka mencerna klerak,
hingga nafas mereka berbuih.
Nafas mereka wangi namun nyaris mati.
Di sisi lain, ada kera menanam itu, dari ujung sisa
Bukan untuk mencuci namun mengotori
Bukan sesuai kebenaran yang diketahui kyai
Bukan kebenaran yang
dianggap benar oleh majalah kampus
Sadarkan kami tentang aroma
Jangan biarkan pemasok klerak dicela
Karena penjara pun syurga, apa lagi mereka menjanjikan nafas wangi…
*Nurhidayat adalah Pemimpin Umum LPM Sketsa, sedang belajar di Fakultas Peternakan angkatan 2012
Tulisan ini sebelumnya telah dimuat di lpmsketsa.com, dimuat ulang di BU (beritaunsoed.com) agar tetap bisa diakses oleh pembaca. Portal berita lpmsketsa.com resmi beralih ke beritaunsoed.com







