Lidah Media dan Mulut Penguasa

Oleh: Nurul Irmah Agustina

Ilustrasi: Linggar Putri Pambajeng
Ilustrasi: Linggar Putri Pambajeng

Mulut itu punya kuasa, layaknya mantra mujur

; berdecit air najis, seketika air itu terkubur

; berbisik tangan dosa, lantas tangan itu terkurung

bahkan sekadar isyarat bungkam, mulut kecil pun diam

tiada berani membangkang

tiada berani menyumpal

 

Mulut itu punya kuasa, layaknya mantra mujur

; berdecit air najis, seketika air itu terkubur

; berbisik tangan dosa, lantas tangan itu terkurung

bahkan sekadar isyarat bungkam, mulut kecil pun diam

tiada berani membangkang

tiada berani menyumpal

 

Tapi, tak berlaku tuk lidah-lidah media

yang tercipta dari jemari para jurnalis

lewat rasa skeptis, berani, asertif, juga empati

suara decitan, bisikan, serta rintihan

mereka dengarkan, mereka tebarkan

hingga tersingkap ketidakadilan

yang sekala disudutkan

 

Suara-suara dari mulut kecil jelata

Terus-menerus digerus oleh mulut besar penguasa

hingga nyaris kadaluwarsa

—tak layak diusut, seolah takdir pun turut

melangkah tuk melupakan.

 

Tapi, lidah-lidah media tak lejar tuk menjilat

kebenaran yang lingsir dalam jurang kemunafikan

mencecar pertanyaan hingga mulut berbusa

investigasi hingga kaki memijak di istana garuda

di dadanya sudah terpasung

“jujur atau mati?”

 

Media menjelma kunci kejujuran, dan

jurnalis ialah jembatan dari rintihan suara pinggiran

tuk capai kesetaraan, keadilan, dan kesejahteraan.

Ini bukan tentang tugas atau pekerjaan

tetapi rasa kemanusiaan

 

Jurnalis tak kenal rasa jeri

—menyelisik sejuta kasus pelik

; kekerasan, pelecehan, stereotip

hingga akar busuk paling renik.

Ini bukan sekadar persoalan selit belit

tetapi setumpuk nyali dan empati

dari para jurnalis

yang menancap hati

sampai mati.

Editor: Manda Damayanti

Redaksi

beritaunsoed.com adalah sebuah media independen yang dikelola oleh LPM Sketsa Unsoed dan merupakan satu-satunya Lembaga Pers Mahasiswa tingkat Universitas Jenderal Soedirman di Purwokerto.

Postingan Terkait

Kuucapkan Serta Mulia

Oleh: Alda Dwi Safitri Kepada dunia aku sampaikan Padanan kata yang kudambakan Kala hari perlahan berjalan,…

Sejengkal Lagi

Oleh: Farah Fauziah Tersengal-sengal Matanya membeku lurus Langkahnya tenggelam dalam lumpur Tali mana yang harus diraih?…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan Lewatkan

Mengenal Tokoh Bangsa dan Jejak Pengabdiannya di Museum Soesilo Soedarman

Mengenal Tokoh Bangsa dan Jejak Pengabdiannya di Museum Soesilo Soedarman

Mimbar Bebas Banyumas Problematik: Refleksi Kebijakan untuk Banyumas yang Lebih Baik

Mimbar Bebas Banyumas Problematik: Refleksi Kebijakan untuk Banyumas yang Lebih Baik

Museum Wayang Banyumas: Sunyi yang Menyisakan Jejak

Museum Wayang Banyumas: Sunyi yang Menyisakan Jejak

Banyumas Culture Festival dan Kirab Pusaka Meriahkan Hari Jadi ke-455 Kabupaten Banyumas

Banyumas Culture Festival dan Kirab Pusaka Meriahkan Hari Jadi ke-455 Kabupaten Banyumas

Tambah Spot Nongkrong di Unsoed, Pringsewu Hadirkan Kandang Kopi di Fakultas Peternakan

Tambah Spot Nongkrong di Unsoed, Pringsewu Hadirkan Kandang Kopi di Fakultas Peternakan

Pemira 2025 Usai: Krisis Regenerasi Kepemimpinan dan Demokrasi Mahasiswa Masih Melekat

Pemira 2025 Usai: Krisis Regenerasi Kepemimpinan dan Demokrasi Mahasiswa Masih Melekat