Termangu di Antara Takdir

Oleh: Hilda Lailatus Salma

Hanaa Suci Nurlayla
Ilustrasi: Hanaa Suci Nurlayla

Malam merintih di pelupuk rembulan,

membisikkan rahasia yang enggan terucap.

Kita dua angin yang menari di ruang hampa,

saling berpapasan, tapi tak bisa bersua.

Lihatlah, semesta menggelar panggung sunyi,

di mana kita adalah aktor tanpa naskah.

 

Ku peluk bayangmu di kabut senja,

tapi cahaya kita redup di cakrawala.

Seperti hujan yang jatuh di padang pasir,

kita hadir, tapi tak pernah menyatu.

Sumpah yang kau bisikkan, masih ku ingat,

tapi langit mengubah nadanya menjadi isyarat.

 

Aku laut yang menanti ombakmu pulang,

tapi arus menolak membawamu kembali.

Kau perahu yang terombang-ambing pasrah,

terjebak di dermaga tanpa arah.

Kita hanyalah dua doa yang berseru,

dalam bahasa yang tak lagi saling mengerti.

 

Di antara detak yang tak lagi sebait,

kita terpisah oleh sunyi yang menggema.

Seperti dua burung di dahan berbeda,

menatap langit yang sama, tapi tak searah.

Kau kiblat yang tak lagi ku tuju,

aku doa yang tak lagi kau amini.

 

Jika takdir adalah jaring laba-laba,

maka kita terjebak di benangnya yang rapuh.

Jika cinta adalah nyala lilin,

maka kita hanya menatapnya dari kejauhan.

Tak ada yang salah, tak ada yang benar,

hanya kita yang tak dipeluk oleh waktu.

 

Maka biarlah aku menjadi angin,

menerbangkan namamu ke sunyi yang abadi.

Biarlah kau menjadi senja,

tenggelam perlahan di ufuk yang tak ku capai.

Sebab kita tak lagi berdansa dalam takdir,

hanya saling mengingat dalam kenangan yang lirih.

Editor: Kania Nurma Gupita

 

Redaksi

beritaunsoed.com adalah sebuah media independen yang dikelola oleh LPM Sketsa Unsoed dan merupakan satu-satunya Lembaga Pers Mahasiswa tingkat Universitas Jenderal Soedirman di Purwokerto.

Postingan Terkait

Jamuan Sunyi

Oleh: Muhamad Ade Ravi Ilustrasi: Muhammad Robin M. N. Tak lain Hanya sebuah pohon kurus di…

Bersuara Lalu Apa

Oleh: Hana Talita Lorong sunyi tampak berdebu Langkah pulang tersandung batu Katanya tempat mencari ilmu Mengapa…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan Lewatkan

Jamuan Sunyi

Jamuan Sunyi

September Hitam: Kilas Balik Aksi Kamisan “Menolak Lupa Munir hingga Affan Kurniawan”

September Hitam: Kilas Balik Aksi Kamisan “Menolak Lupa Munir hingga Affan Kurniawan”

Aliansi Soedirman Melawan Gelar Aksi Kamisan, Soroti Kasus HAM yang Belum Tuntas

Aliansi Soedirman Melawan Gelar Aksi Kamisan, Soroti Kasus HAM yang Belum Tuntas

Bongkar Polemik di Balik Riuh PKKMB FIB Unsoed 2026

Bongkar Polemik di Balik Riuh PKKMB FIB Unsoed 2026

Kilas Balik Aksi Audiensi: Bukan Sekadar Tuntutan, Mahasiswa Butuh Aksi Nyata

Kilas Balik Aksi Audiensi: Bukan Sekadar Tuntutan, Mahasiswa Butuh Aksi Nyata

Potret Ruang Diskusi Publik: Civitas Academica Mengawal Reformasi Tata Kelola Kampus

Potret Ruang Diskusi Publik: Civitas Academica Mengawal Reformasi Tata Kelola Kampus