Oleh: Haykal Kurnia Wira Pradana
Ilustrasi: Hasna Nazriah Khairunnisa
Di sangkar ini, angin tak bernyanyi
Hanya dingin yang menyimpan luka
Teriakan melesat bagai gemuruh petir di langit
Membakar sunyi yang kupeluk erat
Raja dan Ratu kembali bersandiwara
Berlatar ruang tamu yang berantakan
Tirai malam menjadi saksi bisu
Piring dan gelas bersuara bak tepuk tangan yang merayakan nestapa
Pelukan hanyalah bayang semu
Dekapan yang hampa rasa
Dingin, menggema tanpa makna
Meninggalkan luka tanpa rupa
Aku bertanya pada jendela
Adakah tempat tanpa air mata?
Di mana tawa bukan kesalahan
Di mana sedih hanya angan angan
Aku ingin pergi, tapi ke mana?
Jika sangkar ini menelan cahaya
Dan dunia luar tertutup kabut
Adakah dunia yang sudi memanggilku pulang?
Editor: Manda Damayanti