Makna di Balik Hitam Putih

Ireng Tintane Putih Duniane
Ireng Tintane Putih Duniane

PURWOKERTO-Lapangan basket Fakultas Ekonomi Universitas Jenderal Soedirman menjadi tempat diselenggarakannya malam puncak pameran seni rupa Sanggar Seni Mahasiswa Ekonomi (SASMI), Jumat (9/5). Pameran seni rupa ini digelar selama 3 hari, mulai hari Rabu hingga Jumat, 7-9 Mei 2014, dengan mengangkat tema “Ireng Tintane Putih Duniane”.

“Filosofinya bahwa manusia terlahir dalam keadaan putih dan ketika dewasa baru tahu yang namanya hitam. Tapi balik lagi kalo hitam belum tentu jelek dan putih belum tentu baik,” terang Intan Sari selaku ketua panitia. Kegiatan ini merupakan follow up pelatihan seni rupa dari internal SASMI khusus untuk calon anggota.

Ada 48 karya yang diperlihatkan dan satu diantaranya adalah pemenang dari Pekan Seni Mahasiswa (Peksimi) yang diadakan juga oleh SASMI di Gedung Soemardjito Unsoed beberapa waktu yang lalu. Karya bergenre realis itu nantinya akan di lombakan pada tingkat daerah di Semarang.

Acara yang dimulai sekitar pukul 19.30 hingga pukul 22.00 ini menarik perhatian puluhan mahasiswa. “Ini karya yang dipamerin bagus-bagus, tadi juga ada talk show mengenai cara menggambar digital,” ujar Budi, salah seorang penonton. Menampilkan M. Jaka Pamungkas sebagai pembicara, para penonton tampak antusias karena pembawaan materi yang asyik diselingi lawakan-lawakannya yang khas

M. Jaka menjelaskan bahwa perkembangan seni rupa khususnya di Purwokerto bisa dibilang pelan namun tetap ada perkembangan. Beberapa tahun belakangan, seni rupa mulai menggeliat dengan ditandai munculnya komunitas-komunitas seni rupa. Menurutnya, seni rupa saat ini mulai bergeser dari yang sebelumnya tradisional menuju ke era digital. (Susilo Faturrokhman)

Redaksi

beritaunsoed.com adalah sebuah media independen yang dikelola oleh LPM Sketsa Unsoed dan merupakan satu-satunya Lembaga Pers Mahasiswa tingkat Universitas Jenderal Soedirman di Purwokerto.

Postingan Terkait

KMI Expo XVII: Ruang Promosi dan Jejaring Bisnis Mahasiswa

Penulis: Tegar Pri Antony Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo XVII 2026 di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed)…

Intip Cerita di Balik UMKM Sekitar Kampus dalam Menjaga Kelangsungan Usaha

Penulis: Afifah Setyaningtyas Di tengah dinamika kehidupan kampus, keberadaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan Lewatkan

Senjakala Kaum Intelektual: Ketika Inovasi Berakhir di Kursi Pesakitan

Senjakala Kaum Intelektual: Ketika Inovasi Berakhir di Kursi Pesakitan

KMI Expo XVII: Ruang Promosi dan Jejaring Bisnis Mahasiswa

KMI Expo XVII: Ruang Promosi dan Jejaring Bisnis Mahasiswa

Intip Cerita di Balik UMKM Sekitar Kampus dalam Menjaga Kelangsungan Usaha

Intip Cerita di Balik UMKM Sekitar Kampus dalam Menjaga Kelangsungan Usaha

Di Balik Eksistensi BEM Fakultas: Masihkah Perannya Dibutuhkan?

Di Balik Eksistensi BEM Fakultas: Masihkah Perannya Dibutuhkan?

Krisis JBI di Indonesia: Realitas dan Tantangan Aksesibilitas Tunawicara dan Tunarungu

Krisis JBI di Indonesia: Realitas dan Tantangan Aksesibilitas Tunawicara dan Tunarungu

Jamuan Sunyi

Jamuan Sunyi