Kentongan Cablaka Ramaikan Banyumas Extravaganza

Kentongan Cablaka
Kentongan Cablaka

PURWOKERTO-Banyumas Extravaganza 2014 dimeriahkan 432 orang pemain kentongan Cablaka, Minggu (27/4). Selama hampir dua jam, kentongan Cablaka menghibur warga yang mememadati Alun-alun Purwokerto.

Berbalut busana warna-warni, para pemain menabuh kentongan dengan dibarengi tarian. Pertunjukan semakin meriah ketika Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan Bupati Banyumas, Achmad Husein menari bersama mereka.

Ditemui di penghujung acara, Tunggul Sri Harcoyo, pemain kentongan, mengaku cukup senang dapat ikut memeriahkan acara. “Seneng, lumayan,” tuturnya terkekeh. Siswa SMK 2 Kartek Jatilawang itu menuturkan, latihan untuk acara puncak HUT Banyumas ke 432 itu dilakukan selama dua minggu, dengan intensitas yang tidak tentu.

Gelaran yang bertema “Topeng Dalam Balutan Batik Banyumas” ini sangat menghibur penonton yang hadir. “Meriah,” ungkap Khomsiah (44) yang mengaku baru pertama kali menonton Banyumas Extravaganza. (Ari Mai Masturoh, Anggota Magang LPM Sketsa 2014)

Tulisan ini sebelumnya telah dimuat di lpmsketsa.com, dimuat ulang di BU (beritaunsoed.com) agar tetap bisa diakses pembaca. Portal berita lpmsketsa.com resmi beralih ke beritaunsoed.com.

Redaksi

beritaunsoed.com adalah sebuah media independen yang dikelola oleh LPM Sketsa Unsoed dan merupakan satu-satunya Lembaga Pers Mahasiswa tingkat Universitas Jenderal Soedirman di Purwokerto.

Postingan Terkait

Polemik di Balik Pemilihan Rektor Unsoed, Antara Regulasi Hingga Tuntutan Transparansi oleh Mahasiswa

Penulis: Reny Diah Merriola Prosesi Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) periode 2026–2030 telah mencapai…

Usut Kasus Penganiayaan dan Kekerasan Seksual, Aliansi Mahasiswa Unsoed Geruduk Polresta Banyumas

Penulis: Andika Brilyan Aliansi Mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) menggelar aksi mimbar bebas di depan Markas…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan Lewatkan

AI Semakin Canggih, Bagaimana Nasib Penerjemah?

AI Semakin Canggih, Bagaimana Nasib Penerjemah?

Genggaman yang Menyelamatkanku

Genggaman yang Menyelamatkanku

Esok Tetap Datang

Esok Tetap Datang

Polemik di Balik Pemilihan Rektor Unsoed, Antara Regulasi Hingga Tuntutan Transparansi oleh Mahasiswa

Polemik di Balik Pemilihan Rektor Unsoed, Antara Regulasi Hingga Tuntutan Transparansi oleh Mahasiswa

Cakap AI tapi Gagal PISA: Sudahkah Kita Benar-Benar “Bangkit”?

Cakap AI tapi Gagal PISA: Sudahkah Kita Benar-Benar “Bangkit”?

Antara Ambisi dan Eksploitasi Diri: Bahaya Hustle Culture bagi Anak Muda

Antara Ambisi dan Eksploitasi Diri: Bahaya Hustle Culture bagi Anak Muda