Achmad Iqbal : Jabatan itu Musibah

Achmad Iqbal (kiri) dan ketua pemilihan rektor Unsoed, Agus Suroso (kanan) saat jumpa pers
Achmad Iqbal (kiri) dan ketua pemilihan rektor Unsoed, Agus Suroso (kanan) saat jumpa pers

PURWOKERTO-Dr. Ir. Achmad Iqbal, M.Si segera bergegas pulang setelah pemilihan tahap akhir rektor Universitas Jenderal Soedirman, Senin (20/1) siang. Baginya, jabatan rektor ini adalah amanah. Ia langsung mengabarkan ibunya dan memohon doa restu setelah mengetahui menjadi rektor terpilih. “Saya langsung pulang dan menelpon ibu saya,” papar Iqbal.

Hatinya bergetar setelah mendengar sambutan Ir. Hermawan Kresno Dipojono, MSEE., Ph.D, Direktur Direktorat Kelembagaan dan Kerjasama Ditjen Dikti. “Jabatan itu musibah,” kata Iqbal, mengutip sambutan Hermawan.

Dalam jumpa pers, Achmad Iqbal yang masih menjabat sebagai dekan Fakultas Pertanian menjelaskan bahwa ia tidak akan menjadi ketua senat. “Peraturannya, ketua senat dapat dijabat oleh rektor, tapi saya pribadi tidak mau,” jelasnya. Hal demikian ia sampaikan agar perang di kalangan senat lebih dinamis.

Achmad Iqbal memiliki visi untuk menjadikan Unsoed bersih. Untuk mewujudkannya, ia akan melaksanakan segala sesuatunya sesuai prosedur. “Karena korupsi itu ada tiga. Memperkaya diri sendiri, orang lain, dan salah prosedur, maka itu hati-hati dengan proosedur,” jelas Iqbal.

Pelantikan rektor terpilih akan dilaksanakan sehari setelah masa jabatan rektor lama habis. “Rektor terpilih paling cepat akan dilantik tanggal 28 April 2014,” papar Agus Suroso, ketua panitia pemilihan rektor Unsoed. Setelah dilantik, Iqbal resmi menjadi rektor Unsoed masa bakti 2014-2018. (Sucipto)

Tulisan ini sebelumnya telah dimuat di lpmsketsa.com, dimuat ulang di BU (beritaunsoed.com) agar tetap bisa diakses pembaca. Portal berita lpmsketsa.com resmi beralih ke beritaunsoed.com.

Redaksi

beritaunsoed.com adalah sebuah media independen yang dikelola oleh LPM Sketsa Unsoed dan merupakan satu-satunya Lembaga Pers Mahasiswa tingkat Universitas Jenderal Soedirman di Purwokerto.

Postingan Terkait

September Hitam: Kilas Balik Aksi Kamisan “Menolak Lupa Munir hingga Affan Kurniawan”

Penulis: Raiza Firdani Kurnia Suci Sepekan yang lalu, Aliansi Soedirman Melawan menggelar Aksi Kamisan bertajuk “Menolak…

Aliansi Soedirman Melawan Gelar Aksi Kamisan, Soroti Kasus HAM yang Belum Tuntas

Penulis: Reny Diah Merriola Aliansi Soedirman Melawan menggelar Aksi Kamisan pada Kamis (3/9/2026) di Tugu Pembangunan,…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan Lewatkan

Jamuan Sunyi

Jamuan Sunyi

September Hitam: Kilas Balik Aksi Kamisan “Menolak Lupa Munir hingga Affan Kurniawan”

September Hitam: Kilas Balik Aksi Kamisan “Menolak Lupa Munir hingga Affan Kurniawan”

Aliansi Soedirman Melawan Gelar Aksi Kamisan, Soroti Kasus HAM yang Belum Tuntas

Aliansi Soedirman Melawan Gelar Aksi Kamisan, Soroti Kasus HAM yang Belum Tuntas

Bongkar Polemik di Balik Riuh PKKMB FIB Unsoed 2026

Bongkar Polemik di Balik Riuh PKKMB FIB Unsoed 2026

Kilas Balik Aksi Audiensi: Bukan Sekadar Tuntutan, Mahasiswa Butuh Aksi Nyata

Kilas Balik Aksi Audiensi: Bukan Sekadar Tuntutan, Mahasiswa Butuh Aksi Nyata

Potret Ruang Diskusi Publik: Civitas Academica Mengawal Reformasi Tata Kelola Kampus

Potret Ruang Diskusi Publik: Civitas Academica Mengawal Reformasi Tata Kelola Kampus