Semangat Maritim bagi Kaum Muda

Semangat Maritim
Semangat Maritim

Oleh : Rachma/Fauziah

“Nenek moyangku.. Seorang pelaut..” Begitulah sepenggal lirik lagu yang kerap kali kita dengar dan nyanyikan sejak kecil. Lagu tersebut seolah menjadi simbol bahwa bangsa kita sudah akrab dengan laut sejak dulu.

Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia (Archipelagic State), memang menjadikan maritim sebagai kekuatan terpenting dari negara ini. Namun, kesadaran akan pentingnya menjaga dan melestarikan kekuatan maritim yang dimiliki Indonesia masih sangat minim. Tidak hanya dari pihak pemerintah, namun juga seluruh rakyat Indonesia, termasuk para kaum muda yang semestinya bersama-sama medukung dan berperan penting dalam membangun jiwa maritim.

Berangkat dari hal itu, Himpunan Mahasiswa Kelautan (Himakel) Unsoed bekerjasama dengan Indonesia Maritim Institute (IMI) menyelenggarakan ”Seminar Nasional Kemaritiman”. Acara ini bertujuan untuk memberikan pemahaman visi maritim sebagai dasar pembangunan Indonesia. Mahasiswa dan masyarakat umum diharapkan sadar akan potensi kemaritiman untuk kesejahteraan masyarakat.

Sejak tahun 2007 laut bukan lagi sekedar Common Property, melainkan telah menjadi Open Access. Pengetahuan dan kesadaran tentang kemaritiman dapat menjadi bekal bagi kaum muda untuk dapat menjaga dan mempertahankan wilayah maritim di negeri seribu pulau ini.

“Harapannya, acara ini dapat memberikan “feed back”  seperti ilmu pengetahuan tentang kemaritiman, membentuk pemikiran maritim yang kemudian kedepannya akan menjadi aksi, dan saya juga ingin Indonesia kembali jaya di lautan,” tutur Herdian, ketua panitia.

Sebagai negara maritim, kejayaan dan kebesaran Indonesia bertumpu pada kekuatan maritim. Belajar dari nenek moyang kita, kerajaan Sriwijaya, Majapahit, dan para pelaut dari suku Bugis yang menjadikan laut sebagai kekuatannya, generasi penerus bangsa harus bersikap lebih peduli kepada kekuatan maritim guna menjaga dan mempertahankan potensi hayati yang ada di Nusantara. (Rachma/Fauziah)

Tulisan ini sebelumnya telah dimuat di lpmsketsa.com, dimuat ulang di BU (beritaunsoed.com) agar tetap bisa diakses pembaca. Portal berita lpmsketsa.com resmi beralih ke beritaunsoed.com.

Redaksi

beritaunsoed.com adalah sebuah media independen yang dikelola oleh LPM Sketsa Unsoed dan merupakan satu-satunya Lembaga Pers Mahasiswa tingkat Universitas Jenderal Soedirman di Purwokerto.

Postingan Terkait

Lestarikan Budaya Banyumas, Festival Lengger Bicara 2026 Gaet Ribuan Penari Muda

Penulis: Reny Diah Merriola Yayasan Lengger Bicara kembali sukses menggelar festival kebudayaan tahunan “Lengger Bicara 2026”…

Aliansi Banyumas Raya Gelar Aksi Mimbar Bebas, Desak Mundur Prabowo-Gibran

Penulis: Kania Nurma Gupita Massa yang tergabung dalam Aliansi Banyumas Raya menggelar aksi mimbar bebas di…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan Lewatkan

Hari Anak Nasional: Menilik Kualitas, Kesejahteraan, dan Tantangan Era Digital

Hari Anak Nasional: Menilik Kualitas, Kesejahteraan, dan Tantangan Era Digital

Melintasi Alam Baka, Menerima Diri di Tengah Kalutnya Dunia

Melintasi Alam Baka, Menerima Diri di Tengah Kalutnya Dunia

Barangkali Besok Akan Lebih Ramah

Barangkali Besok Akan Lebih Ramah

Sebuah Elegi di Sore Hari

Sebuah Elegi di Sore Hari

Tamasya Tempat Kakek

Tamasya Tempat Kakek

Di Antara Luka dan Kesempatan Baru

Di Antara Luka dan Kesempatan Baru