Penipuan Atas Nama Birokrat

30PENIPUAN ATAS NAMA BIROKRAT UNSOEDPURWOKERTO-Penipuan melalui sms marak terjadi, bukan hanya di kalangan masyarakat umum, namun juga di kalangan civitas akademika. Undangan seminar melalui SMS yang mengatasnamakan pejabat birokrasi Unsoed, terjadi setelah pelaksanaan KKN beberapa bulan lalu.

Mungkin diantara kawan-kawan ada yang pernah mendapatkan sms serupa ini “Segera hubungi Bp. Dr. Kuntoro Nugroho HP, MM Kadistik Jateng 085214009837. Perihal: Seminar gratis dari dikti (PR 1 Unsoed)”. Isi sms ini merupakan bentuk penipuan, bermodus pesan singkat.

Setelah menghubungi nomer tersebut, penerima pesan akan diinstruksikan mengikuti petunjuk dan selanjutnya akan diberi nomer transaksi. Penerima dijanjikan akan mendapatkan uang transport, namun pada ahirnya kita sendiri yang secara tidak langsung mengirim sejumlah uang pada rekening tertentu.

Seperti yang terjadi pada Widodo salah satu korban penipuan. “Itu penipuan, pokoknya entar dikasih nomer registrasi seminar sama Pak Kunto, terus disuruh telepon Pak Joko, nah dari Pak Joko katanya mau dapat transfer 10 juta. Dikasih nomer transaksi yang ternyata nomor rekening Andre Panjaya. Terus disuruh ke ATM ikutin petunjuk beliau, dan ternyata kita yang kirim,” ujar Widodo, mahasiswa ekonomi yang tertipu sebesar 600.000 rupiah.

Alur penipuan ini pun begitu rapi dan tidak membuat curiga karena mahasiswa diberi nomer registrasi yang meyakinkan, mengatasnamakan Dikti. Bahkan jejak penipuanya pun tidak mudah dilacak.

Motifnya memang sederhana, mengajak untuk mengikuti seminar yang akan dilaksanakan di Bali. Perjanjiannya, akan dibiayai uang transport sebesar sepuluh juta rupiah, berbekal undangan yang bersifat ekslusif melalui sms ini. Banyak mahasiswa yang tergiur dan bahkan tertipu. Memang kerugianya tidak seberapa, tetapi jika dibiarkan terus menerus akan membuat ketidaknyamanan. Menurut sumber yang bisa han daddipercaya, penipuan sms semacam ini sebenarnya sudah terjadi sejak setahun yang lalu dikalangan dosen, namun bedanya penipuan terhadap mahasiswa yang mengatasnamakan PR 1 ini marak terjadi setelah pelaksanaan KKN. “Ada kemungkinan data mahasiswa yang didapat berasal dari daftar mahasiswa yang mengikuti KKN,” ujar Prof. Ir. Mas yedi Sumaryadi, Ms selaku PR1. (Ina)

Tulisan ini sebelumnya telah dimuat di lpmsketsa.com, dimuat ulang di BU (beritaunsoed.com) agar tetap bisa diakses pembaca. Portal berita lpmsketsa.com resmi beralih ke beritaunsoed.com.

Redaksi

beritaunsoed.com adalah sebuah media independen yang dikelola oleh LPM Sketsa Unsoed dan merupakan satu-satunya Lembaga Pers Mahasiswa tingkat Universitas Jenderal Soedirman di Purwokerto.

Postingan Terkait

Lestarikan Budaya Banyumas, Festival Lengger Bicara 2026 Gaet Ribuan Penari Muda

Penulis: Reny Diah Merriola Yayasan Lengger Bicara kembali sukses menggelar festival kebudayaan tahunan “Lengger Bicara 2026”…

Aliansi Banyumas Raya Gelar Aksi Mimbar Bebas, Desak Mundur Prabowo-Gibran

Penulis: Kania Nurma Gupita Massa yang tergabung dalam Aliansi Banyumas Raya menggelar aksi mimbar bebas di…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan Lewatkan

Tamasya Tempat Kakek

Tamasya Tempat Kakek

Di Antara Luka dan Kesempatan Baru

Di Antara Luka dan Kesempatan Baru

Duta Kampus Unsoed Ikut Kunker Wakil Presiden, Mengapa Mahasiswa Mempermasalahkannya?

Duta Kampus Unsoed Ikut Kunker Wakil Presiden, Mengapa Mahasiswa Mempermasalahkannya?

Menggapai Mimpi di Tengah Kerasnya Kehidupan

Menggapai Mimpi di Tengah Kerasnya Kehidupan

Makhluk Halus bernama Kucing

Makhluk Halus bernama Kucing

Tiny but Mighty: The Matilda Story

Tiny but Mighty: The Matilda Story