Rangkaian Acara Bertajuk Smesh

PURWOKERTO-Sabtu (18/6) lalu Forum Studi Ekonomi Islam (FOSEI) mengadakan serangkaian acara dengan title SMESH (Seven MES sHelter) bertempat di gedung Roedhiro lantai 3. Rangkaian acara yang diadakan selama 2 hari berturut-turut ini diawali dengan seminar nasional bertemakan perekonomian Islam di era globalisasi dan LKTI (Lomba Karya Tulis Ilmiah).

Dian Ramadhan, selaku ketua panitia mengatakan bahwa SMESH ini sebenarnya acara gabungan dari proker tahunan yaitu seven shelter dengan serangkaian acara lain yang bertepatan dengan pelantikan secara resmi pengurus MES (Masyarakat Ekonomi Islam) wilayah Banyumas dan Cilacap.

Menurut yang diungkapkan Dian, seminar yang diselenggarakan dengan menitikberatkan pada unsur edukasi ini bertujuan memperkenalkan sedikit gambaran tentang Ekonomi Islam dan perkembangannya saat ini yang cenderung naik. Hal ini bisa dilihat dari Animo negara-negara lain seperti Inggris, Australia, serta beberapa negara maju lainnya untuk mempelajari sistem Ekonomi Islam guna diadopsi di negaranya.

Seminar yang dihadiri Andi Buchori selaku Direktur Bank Muamalat sekaligus bendahara 1 MES, dan Dr.Supriyadi, M.Eng.Sc.sebagai pembicara, calon pengurus MES, serta tamu undangan dan peserta seminar yang berasal dari berbagai jurusan di Unsoed bahkan dari luar Unsoed ini, dibuka oleh Wakil Dekan Fakultas Ekonomi Unsoed. Acara seminar dilanjutkan dengan pelantikan pengurus MES wilayah Banyumas dan Cilacap.

“Seminarnya bagus, saya jadi tahu lebih tentang Ekonomi Islam khususnyaistilah-istilah yang dipakai namun jarang saya dengar”, kesan salah satu peserta seminar, Noval, Mahasiswa Akutansi Unsoed 2008 di sela-sela rangkaian acara setelah seminar. “Masih perlu perbaikan, baik dari sisi kinerja teman-teman panitia dan fasilitas pendukung,” tegas Dian saat ditanya kepuasannya akan seminar yang baru saja usai.

Rangkaian acara berikutnya setelah rehat sejenak, adalah LKTI (Lomba Karya Tulis Ilmiah) yang diikuti oleh para mahasiswa yang tidak hanya dalam lingkup Unsoed tapi juga terbuka untuk mahasiswa dari luar Unsoed yang sebelumnya telah diseleksi dan selanjutnya dipresentasikan untuk dinilai oleh juri.

Acara dilanjutkan dengan Lomba cerdas cermat hingga berlanjut sampai hari berikutnya. Sebagai klimaks rangkaian acara, panitia mengadakan acara tamasya bersama ke Baturaden dan objek wisata lainnya yang diikuti oleh para pemenang lomba dan panitia penyelenggara.

“Kami berharap acara ini bisa dijadikan ajang silaturahmi bagi kita semua dan membuka link untuk mempermudah penyelenggaraan acara-acara serupa agar bisa saling bekerjasama”, ujar Dian, Mahasiswa Manajemen Internasional angkatan 2009 yang kali ini dipercaya menjadi ketua panitia. (Haris)

Tulisan ini sebelumnya telah dimuat di lpmsketsa.com, dimuat ulang di BU (beritaunsoed.com) agar tetap bisa diakses pembaca. Portal berita lpmsketsa.com resmi beralih ke beritaunsoed.com.

Redaksi

beritaunsoed.com adalah sebuah media independen yang dikelola oleh LPM Sketsa Unsoed dan merupakan satu-satunya Lembaga Pers Mahasiswa tingkat Universitas Jenderal Soedirman di Purwokerto.

Postingan Terkait

Dari Papan Catur Menuju Prestasi, SOCT 2026 Menjadi Sarana Menjaring Talenta Muda

oleh: Muhammad Fatkhun Nafiq Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) menggelar Soedirman Open Chess Tournament (SOCT) ke-5 pada…

Demokrasi Dipertanyakan, Diskusi Publik Soroti Ketimpangan dan Kebijakan Negara

Penulis: Fadila Nuraini Forum Mahasiswa Nasional (FMN) Purwokerto menyelenggarakan diskusi publik bertajuk “Masalah-Masalah Rakyat yang Tak…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan Lewatkan

52 Hz

52 Hz

Mati Suri Jurnalisme Musik di Indonesia

Mati Suri Jurnalisme Musik di Indonesia

Dari Papan Catur Menuju Prestasi, SOCT 2026 Menjadi Sarana Menjaring Talenta Muda

Dari Papan Catur Menuju Prestasi, SOCT 2026 Menjadi Sarana Menjaring Talenta Muda

Demokrasi Dipertanyakan, Diskusi Publik Soroti Ketimpangan dan Kebijakan Negara

Demokrasi Dipertanyakan, Diskusi Publik Soroti Ketimpangan dan Kebijakan Negara

Penjajah Berdasi

Penjajah Berdasi

Bumi Manusia: Membongkar Takdir Romansa Manis Berakhir Tragis di Tangan Bangsa Eropa

Bumi Manusia: Membongkar Takdir Romansa Manis Berakhir Tragis di Tangan Bangsa Eropa