Oleh: Nadia Amalia Wibowo 

Ilustrasi: Tsabita Ismah nanda P.
Ilustrasi: Tsabita Ismah nanda P.

Pak Supardi merupakan guru Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) di SMA Cakrawala. Ia sudah mengabdi sebagai guru selama 18 tahun. Masalah gaji, ya cukup, asal tidak seperti pejabat di luar sana yang bajunya sekali pakai dan mobilnya gonta-ganti setiap minggu. 

Suatu hari muridnya bertanya dengan polos, “Pak, membayar pajak kan kewajiban warga negara, nah, kalau menaikkan gaji guru biar lebih layak itu kewajiban siapa kalau bukan keuangan negara?”

Pak Supardi dengan wajah canggung menjawab, “Waduh, Bapak juga enggak ngerti. Mungkin dibayar iuran warga kali ya.” 

“Kalau gaji guru kurang layak, berarti Bapak mengajar kami buat ibadah ya?” celetuk salah satu murid yang lainnya. 

“Jelas iya. Ibadah full time, tapi gajinya part time,” balas Pak Supardi dengan cengirannya. 

“Guru memang pahlawan tanpa tanda jasa,” seru murid-murid lainnya. 

“…dan tanpa tanda gaji yang layak,” lanjut Pak Supardi dalam hati dengan senyum getir memikirkan sisa beras di rumah.