Kelesah

Kelesah: Mustiyani Dewi K
Kelesah: Mustiyani Dewi K

Oleh: Mustiyani Dewi K.

Sayapku mulai lemah

Kaki ku mulai lumpuh,

Membeku dalam dimensi

Ah,,

Dimensi ini kian membelenggu

Menghanyutkanku ke lembah ini

Masih bisakah

aku mengangkasa hanya dengan satu sayap ?

Sedang satunya lagi, memar hampir teramputasi

Terlalu berharap…

Mengangkasa ??

Mengepakkan sayap saja aku kesakitan

Aku mungkin lupa, sempat buyar dari gumpal otak

Sadar,,

Luka disayapku

akibat dihantam badai semalam

Dan tersembam

ke lembah ini

Ya,, dilembah gelap ini

Saat tak ada lagi sinar menyusup

Hanya dingin malam menusuk ruas tulang rusuk

Lalu,,

Dimensi mana lagi harus ku singgah??

Ketika luka mulai mengerakah,

Asa yang dulu menjamah

Kini hanya tinggal guratan

Menjelma dalam citra mimpi-mimpi burukku

Kini,,

Dilembah ini

Ku menunggu surya kembali

Sembari menanti Takdir Ilahi

MustiyaniDewi adalah penulis, Redaktur Pelaksana LPM Sketsa

Redaksi

beritaunsoed.com adalah sebuah media independen yang dikelola oleh LPM Sketsa Unsoed dan merupakan satu-satunya Lembaga Pers Mahasiswa tingkat Universitas Jenderal Soedirman di Purwokerto.

Postingan Terkait

Genggaman yang Menyelamatkanku

Oleh: Dwi Melani Novitasari Aku pernah merasa tenggelam. Bukan di laut yang luas atau sungai yang…

Esok Tetap Datang

Oleh: Sakila Budi Febriana Ilustrasi : Muhammad Nur Siddiq Pagi buta alarm berbunyi Mata berat, badan…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan Lewatkan

Menenun Benang Merah: Sang Takdir Tak Kasat Mata

Menenun Benang Merah: Sang Takdir Tak Kasat Mata

AI Semakin Canggih, Bagaimana Nasib Penerjemah?

AI Semakin Canggih, Bagaimana Nasib Penerjemah?

Genggaman yang Menyelamatkanku

Genggaman yang Menyelamatkanku

Esok Tetap Datang

Esok Tetap Datang

Polemik di Balik Pemilihan Rektor Unsoed, Antara Regulasi Hingga Tuntutan Transparansi oleh Mahasiswa

Polemik di Balik Pemilihan Rektor Unsoed, Antara Regulasi Hingga Tuntutan Transparansi oleh Mahasiswa

Cakap AI tapi Gagal PISA: Sudahkah Kita Benar-Benar “Bangkit”?

Cakap AI tapi Gagal PISA: Sudahkah Kita Benar-Benar “Bangkit”?