DLM : Kuisioner Kurang Karena Tidak Ada Dana

Harfin dan Afu membacakan sumpah jabatan (Deni)
Harfin dan Afu membacakan sumpah jabatan (Deni)

PURWOKERTO-Dewan Legislatif Mahasiswa Unsoed (DLM) mengadakan penutupan Musyawarah Mahasiswa dan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa 2014, Jumat (7/3). Bertempat di lantai 1 Gedung Rektorat Unsoed, Harfin-Afu, Presiden dan Wakil Presiden BEM Unsoed terpilih, dilantik. Acara tersebut dihadiri perwakilan UKM tingkat Universitas, Humas Unsoed, Presiden dan Wakil Presiden BEM 2013.

Sebelum acara pelantikan, Amalia Anjani, perwakilan DLM, membacakan laporan penilaian DLM Unsoed terhadap kinerja BEM 2013. Penilaian tersebut berdasarkan pemantaua DLM pada setiap program kerja BEM 2013. Untuk program kerja yang melibatkan mahasiswa, ada 3 kriteria yang dipertimbangkan. “Kegiatan yang melibatkan mahasiswa, contohnya Dialog Kebangsaan, ada tiga penilaian yang kita lakukan yaitu jumlah peserta, publikasi, dan in-depth interview kepada peserta acara” papar Amalia.

Penilaian kinerja BEM 2013 lainnya diambil dari pendapat mahasiswa Unsoed melalui kuisioner yang dibagikan DLM secara acak di tiap fakultas. Dari 19.558 mahasiswa Unsoed yang terdaftar tahun 2013, DLM membagikan 400 kuisioner sebagai sampel. Sampel minimal yang seharusnya berjumlah sepuluh persen dari mahasiswa terdaftar (1.955 kuisioner), tidak dapat dipenuhi DLM. Menanggapi hal tersebut, pihak DLM mengungkapkan permasalahan ada pada dana. “Tidak ada dana, karena habis di Pemira dan Musma,” jelas Amalia. Ia juga menjelaskan bahwa tidak ada dana tambahan dari Unsoed untuk kegiatan DLM sehingga sampel minimal kuisioner tidak terpenuhi.

Selain permasalahan di atas, Fanel, pimpinan sidang Musyawarah Mahasiswa, mengungkapkan bahwa Musma dan Pelantikan tidak bisa menjaring mahasiswa. “Sosialisasi dan publikasi kegiatan (DLM-red) perlu dipertanyakan,” ungkap Fanel. Melihat kinerja DLM yang demikian, Harfin, Presiden BEM Unsoed 2014, berharap ada perbaikan kinerja DLM. “DLM selanjutnya harus lebih bagus lagi,” ungkap Harfin. (Sucipto)

Tulisan ini sebelumnya telah dimuat di lpmsketsa.com, dimuat ulang di BU (beritaunsoed.com) agar tetap bisa diakses pembaca. Portal berita lpmsketsa.com resmi beralih ke beritaunsoed.com.

Redaksi

beritaunsoed.com adalah sebuah media independen yang dikelola oleh LPM Sketsa Unsoed dan merupakan satu-satunya Lembaga Pers Mahasiswa tingkat Universitas Jenderal Soedirman di Purwokerto.

Postingan Terkait

Unsoed dan Polda Jalin Kerja Sama, Kampus Tegaskan Tak Ada Intervensi Akademik

Penulis: Annisa Dwi Rahman Kerja sama antara Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) dan Kepolisian Daerah Jawa Tengah…

Dari Papan Catur Menuju Prestasi, SOCT 2026 Menjadi Sarana Menjaring Talenta Muda

oleh: Muhammad Fatkhun Nafiq Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) menggelar Soedirman Open Chess Tournament (SOCT) ke-5 pada…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan Lewatkan

Unsoed dan Polda Jalin Kerja Sama, Kampus Tegaskan Tak Ada Intervensi Akademik

Unsoed dan Polda Jalin Kerja Sama, Kampus Tegaskan Tak Ada Intervensi Akademik

52 Hz

52 Hz

Mati Suri Jurnalisme Musik di Indonesia

Mati Suri Jurnalisme Musik di Indonesia

Dari Papan Catur Menuju Prestasi, SOCT 2026 Menjadi Sarana Menjaring Talenta Muda

Dari Papan Catur Menuju Prestasi, SOCT 2026 Menjadi Sarana Menjaring Talenta Muda

Demokrasi Dipertanyakan, Diskusi Publik Soroti Ketimpangan dan Kebijakan Negara

Demokrasi Dipertanyakan, Diskusi Publik Soroti Ketimpangan dan Kebijakan Negara

Penjajah Berdasi

Penjajah Berdasi