Relevansi dan Urgensi RUU Pemilukada

M. Akil Mochtar memberi penjelasan kepada wartawan  terkait RUU Pemilukada (Tami)
M. Akil Mochtar memberi penjelasan kepada wartawan terkait RUU Pemilukada (Tami)

PURWOKERTO–Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum bekerjasa dengan Bagian Hukum Tatanegara mengadakan Seminar Nasional bertajuk Relevansi dan Urgensi Rancangan Undang Undang Pemilihan Umum Kepala Daerah, Sabtu (28/9). Hadir ketua Mahkamah Konstitusi Dr. H. M. Akil Mochtar, S.H., M.H. sebagai keynote speaker.

Selain itu, seminar yang diadakan di lantai 2 gedung Justicia ini juga menghadirkan 3 pembicara yang berkompeten membahas Pemilukada. Budiman Sujatmiko, M.Sc. M.Phil, (anggota komisi II DPR RI), Prof. Dr. Djohermansyah Djohan, M.A. (Direktorat Jendral Otonomi Daerah Kementrian Dalam Negeri), dan Dr. Muhammad Fauzan, S.H., M.Hum (Dosen FH Unsoed) yang berbicara dan berdiskusi dengan peserta seminar.

Dalam sambutannya, Akil menyampaikan bahwa banyak persoalan yang seringkali mengikuti proses Pilkada secara langsung. Adanya politik uang, maraknya gugatan dalam proses Pilkada, dan tingginya biaya penyelenggaraan Pilkada menjadi catatan untuk RUU yang sedang dibahas pemerintah dan DPR ini.

Oleh sebab itu, salah satu poin yang juga dibahas dalam RUU ini adalah mekanisme Pilkada secara langsung atau tidak langsung. Seusai menjadi pembicara kunci, Akil menambahkan ia tidak boleh mengomentari terlalu jauh materi RUU. “Bila saya berpendapat atas suatu RUU, maka sangat mungkin ia tersandera oleh pendapatnya saya sendiri bila suatu saat RUU yang sudah menjadi UU tersebut diuji materi ke MK,” jelasnya. (Sucipto/Tami)

Pindahan dari lpmsketsa.com

Redaksi

beritaunsoed.com adalah sebuah media independen yang dikelola oleh LPM Sketsa Unsoed dan merupakan satu-satunya Lembaga Pers Mahasiswa tingkat Universitas Jenderal Soedirman di Purwokerto.

Postingan Terkait

“Unsoed Berulah Lagi”: Mahasiswa Desak Transparansi dan Jaga Independensi Kampus 

Penulis: Hasna Nailah Ramadhani Pada Senin (22/6/2026), aksi di depan gedung rektorat kembali diselenggarakan oleh Keluarga…

Resensi Film You Will Die in 6 Hours

Oleh: Maharani Yumna Identitas Film Judul : You Will Die in 6 Hours Sutradara : Lee…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan Lewatkan

Menelanjangi “Kodrat”: Mengapa Kartini Akan Menangis Melihat Kita Sekarang?

Menelanjangi “Kodrat”: Mengapa Kartini Akan Menangis Melihat Kita Sekarang?

“Unsoed Berulah Lagi”: Mahasiswa Desak Transparansi dan Jaga Independensi Kampus 

“Unsoed Berulah Lagi”: Mahasiswa Desak Transparansi dan Jaga Independensi Kampus 

Resensi Film You Will Die in 6 Hours

Resensi Film You Will Die in 6 Hours

Masihkah Demokrasi Hidup di Bawah Bayang Pembungkaman?

Masihkah Demokrasi Hidup di Bawah Bayang Pembungkaman?

Demi Gelar

Demi Gelar

Simfoni di Ambang Batas

Simfoni di Ambang Batas