Penulis: Hilda Lailatus Salma
Mahasiswa dan sejumlah elemen masyarakat menggelar aksi mimbar bebas di Purwokerto pada Jumat (21/8/2026) untuk menyuarakan kritik terhadap pemerintah sekaligus persoalan integritas di lingkungan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed). Aksi tersebut menjadi ruang bagi massa untuk menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya efisiensi anggaran, stabilisasi harga kebutuhan pokok, evaluasi program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Makan Bergizi Gratis (MBG), penghentian militerisme, hingga desakan untuk menggulingkan Prabowo-Gibran yang disampaikan melalui mimbar bebas, orasi, serta berbagai ekspresi penyampaian pendapat.
Baca Juga: Aksi Menuntut Kemerdekaan Indonesia: Soroti Pemerintahan Prabowo-Gibran dan Polemik Rektor Unsoed
Selain persoalan kebijakan pemerintah, aksi juga menyoroti persoalan korupsi dan tata kelola di lingkungan Unsoed. Dalam pernyataan sikapnya, mahasiswa menyerukan penolakan terhadap praktik korupsi, pengawalan proses hukum, transparansi, dan pembenahan tata kelola kampus. Pernyataan tersebut kemudian disertai dengan tuntutan agar rektor mengundurkan diri. Usai membacakan pernyataan sikap di depan Patung Kuda, mahasiswa Unsoed kemudian melepas jas almamater secara simbolis. Pelepasan jas almamater yang dilanjutkan dengan menyanyikan Mars Mahasiswa oleh massa aksi menjadi penutup rangkaian aksi mahasiswa dalam menyampaikan sikap terhadap persoalan korupsi dan tata kelola kampus.
Editor: Andika Brilyan
Reporter: Fadila Nuraini, Hilda Lailatus Salma, Nazwa Syifa Nasution, Hasna Zulfa Qanitah, Manda Damayanti, Velen Candra Nadia






