Memahami Esensi Ajaran Budha

Vihara Buddha Dipa, Arcawinangun. Foto: Reza Adum Kurnia Praja
Vihara Buddha Dipa, Arcawinangun. Foto: Reza Adum Kurnia Praja

PURWOKERTO–Budianto, salah seorang pengelola Vihara Buddha Dipa mengatakan bahwa makna perayaan Waisak bagi umat Budha untuk semakin memahami hidup. “Perayaan Waisak bagi umat Budha yaitu agar umat Buddha dapat memahami ajaran sang Buddha dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” papar Budianto Selasa (2/5). Beberapa umat Budha di Purwokerto merayakan hari raya Waisak ke-2559 Tahun Saka di Vihara Buddha Dipa, Arcawinangun.

Selain itu, perayaan Waisak juga ditujukan untuk menghormati sang Buddha. Perayaa waisak ini ditujukan untuk menghormati sang Buddha yaitu Siddharta Gautama sekaligus menghormati ajaran sang Buddha,” jelasnya. Umat Buddha harus bersikap baik kepada sesama umat Buddha, saling bertoleransi dan bersikap ramah kepada umat agama lain.

Perayaan waisak di Vihara tersebut berlangsung khidmat. Para umat Budha mendatangi Vihara sejak pagi hari dan perayaan waisak mencapai puncaknya pada malam hari dengan ibadah yang lebih khusyuk. Vihara yang berdiri sejak tahun 1991 dengan dana sukarela dari umat Budha Purwokerto. Umat Budha pun bisa melaksanakan ibadah lebih khidmat karena bangunanya yang berdiri kokoh dan rapi. (Reza Adum Kurnia Praja)

Tulisan ini sebelumnya telah dimuat di lpmsketsa.com, dimuat ulang di BU (beritaunsoed.com) agar tetap bisa diakses pembaca. Portal berita lpmsketsa.com resmi beralih ke beritaunsoed.com.

Redaksi

beritaunsoed.com adalah sebuah media independen yang dikelola oleh LPM Sketsa Unsoed dan merupakan satu-satunya Lembaga Pers Mahasiswa tingkat Universitas Jenderal Soedirman di Purwokerto.

Postingan Terkait

Menyoal Evaluasi dan Tata Kelola LPPM Unsoed Pascaprotes Materi Pembekalan KKN

Penulis: Andika Brilyan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Jenderal Soedirman (LPPM Unsoed) menyelenggarakan pembekalan…

Di Balik Perubahan Hasil Lomba Tari Peksimitas: Polemik, Mediasi, dan Evaluasi Transparansi

Penulis: Lovely Mozza Permata Moty Nurhamidin Perubahan hasil kejuaraan dalam cabang tari pada ajang Pekan Seni…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan Lewatkan

Resensi Novel Reset: Rahasia, Dendam, dan Kesempatan Kedua yang Gagal

Resensi Novel Reset: Rahasia, Dendam, dan Kesempatan Kedua yang Gagal

(500) Days of Summer: Mengapa Kita Sering Salah Paham Soal Cinta?

(500) Days of Summer: Mengapa Kita Sering Salah Paham Soal Cinta?

Menyoal Evaluasi dan Tata Kelola LPPM Unsoed Pascaprotes Materi Pembekalan KKN

Menyoal Evaluasi dan Tata Kelola LPPM Unsoed Pascaprotes Materi Pembekalan KKN

Di Balik Perubahan Hasil Lomba Tari Peksimitas: Polemik, Mediasi, dan Evaluasi Transparansi

Di Balik Perubahan Hasil Lomba Tari Peksimitas: Polemik, Mediasi, dan Evaluasi Transparansi

Tikus, Pohon, dan Aktivitas Pembangunan: Penyebab Listrik Kerap Padam di  Area Grendeng dan Karangwangkal

Tikus, Pohon, dan Aktivitas Pembangunan: Penyebab Listrik Kerap Padam di  Area Grendeng dan Karangwangkal

Gie: Tajam dalam Tulisan, Kritis dalam Pemikiran, Menolak untuk Bungkam

Gie: Tajam dalam Tulisan, Kritis dalam Pemikiran, Menolak untuk Bungkam