Penonton: Tari Jaipong Tidak Kalah Bagus dengan Dance Korea

Penampilan Nyi Monik Enda Mustika saat menari Jaipong. Foto: Dokumen Panitia Diesnat
Penampilan Nyi Monik Enda Mustika saat menari Jaipong. Foto: Dokumen Panitia Diesnat

PURWOKERTO–Tari Jaipong tidak kalah bagus dengan dance korea. “Suka Jaipong, nggak kalah sama dance korea,” ungkap Fira Nurul Awanda, salah satu penonton tasyakur Diesnat Jurusan Kimia (30/5). Meskipun Ia tidak tahu pasti asal Tari Jaipong, tetapi Ia tetap menyukainya. Bahkan, Ia berada pada baris kedua terdepan saat menonton penampilan Tari Jaipong yang dibawakan oleh Nyi Monik Enda Mustika.

“Nari Jaipong suka aja, ngga tahu enak aja, bikin tenang,” ungkap Nyi Monik Enda Mustika saat diwawancarai mengenai Tari Jaipong. Gadis asal Dayeuhluhur, Cilacap itu mengaku telah mempelajari Tari Jaipong asal Sunda tersebut sejak kelas 3 SD. Meskipun demikian, ada bagian dari Tari Jaipong yang menurutnya sulit, yaitu mendak (posisi setengah berdiri).

Diesnat Bertajuk “Ignite The Light” menampilkan Tari Jaipong karena bertujuan untuk membaurkan keberagaman budaya di Indonesia. “Kenapa jaipong, karena kita ingin menampilkan budaya Indonesia,” beber ketua panitia Diesnat Nanang Arinjani yang ditemui pada malam puncak Diesnat. (Lely Zikri Zulhidayah/Ari Mai Masturoh)

Pindahan dari lpmsketsa.com

Redaksi

beritaunsoed.com adalah sebuah media independen yang dikelola oleh LPM Sketsa Unsoed dan merupakan satu-satunya Lembaga Pers Mahasiswa tingkat Universitas Jenderal Soedirman di Purwokerto.

Postingan Terkait

Polemik di Balik Pemilihan Rektor Unsoed, Antara Regulasi Hingga Tuntutan Transparansi oleh Mahasiswa

Penulis: Reny Diah Merriola Prosesi Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) periode 2026–2030 telah mencapai…

Usut Kasus Penganiayaan dan Kekerasan Seksual, Aliansi Mahasiswa Unsoed Geruduk Polresta Banyumas

Penulis: Andika Brilyan Aliansi Mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) menggelar aksi mimbar bebas di depan Markas…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan Lewatkan

Menenun Benang Merah: Sang Takdir Tak Kasat Mata

Menenun Benang Merah: Sang Takdir Tak Kasat Mata

AI Semakin Canggih, Bagaimana Nasib Penerjemah?

AI Semakin Canggih, Bagaimana Nasib Penerjemah?

Genggaman yang Menyelamatkanku

Genggaman yang Menyelamatkanku

Esok Tetap Datang

Esok Tetap Datang

Polemik di Balik Pemilihan Rektor Unsoed, Antara Regulasi Hingga Tuntutan Transparansi oleh Mahasiswa

Polemik di Balik Pemilihan Rektor Unsoed, Antara Regulasi Hingga Tuntutan Transparansi oleh Mahasiswa

Cakap AI tapi Gagal PISA: Sudahkah Kita Benar-Benar “Bangkit”?

Cakap AI tapi Gagal PISA: Sudahkah Kita Benar-Benar “Bangkit”?