#NoNameNoFlag Beraksi Tolak UU Pilkada

Salah satu peserta Sokaraja Night Carnival 2014 ( Foto: Nurhidayat )
Salah satu peserta Sokaraja Night Carnival 2014 ( Foto: Nurhidayat )

PURWOKERTO-Massa yang menamakan diri #NoNameNoFlag melakukan aksi long march tolak UU Pilkada, Rabu pagi (8/10). Massa yang terdiri dari mahasiswa dan berbagai komunitas di Purwokerto ini mulai berkumpul di depan patung Jenderal Soedirman yang berada di depan Gedung Pusat Administrasi Unsoed. Kemudian, mereka berjalan menuju Pendopo Si Panji yang berada di komplek DPRD Banyumas untuk menyampaikan aspirasi.

Di depan gerbang Pendopo Si Panji, massa melakukan orasi penolakan UU Pilkada. “Kita tidak akan membuat pernyataan sikap, karena sikap kita sudah jelas (menolak UU Pilkada-red),” ujar Muhammad Azmy, salah satu orator. Dalam aksinya, masa tidak ingin menunggu pernyataan sikap dari DPRD karena menganggap DPR maupun DPRD sama saja, tidak pro rakyat. “Kita ngga perlu percaya DPR lagi (untuk mendengarkan aspirasi rakyat-red). Paling, jawabannya ya nanti kita tindak lanjuti, ya kami dengarkan, ya kami tampung dulu,” ucap Oji Hanafi, yang juga salah satu orator aksi.

Koordinator lapangan aksi, Kemal Fuad Ramadhan, mengemukakan bahwa adanya UU Pilkada menyebabkan hak rakyat dikebiri dalam berdemokrasi. “Aksi ini adalah bentuk dari sikap mahasiswa yang menolak UU Pilkada, karena jelas ini mengambil hak rakyat,” ungkapnya.

Aksi ini mendapat perhatian langsung dari Ketua DPRD Banyumas, Juli Krisdianto, dengan mendengarkan orasi massa. Namun, Juli menyayangkan sikap massa yang tidak lagi percaya pada DPR karena menurutnya DPR adalah pilihan rakyat dan mewakili rakyat. “Gimana kita mau mewakili (rakyat) kalau rakyat tidak percaya kita, gitu aja logikanya,” pungkas Juli sembari meninggalkan kerumunan wartawan yang turut meliput aksi tersebut.

Menjelang tengah hari, massa mengakhiri aksinya dengan memasang poster yang berisi ungkapan penolakan terhadap UU Pilkada di pintu gerbang Pendopo Si Panji kemudian membubarkan diri dengan tertib.

Sebelumnya, BEM Unsoed juga telah menyatakan sikap menolak UU Pilkada yang mengatur pilkada melalui DPRD melalui website resminya. (Susilo Faturrokhman)

Tulisan ini sebelumnya telah dimuat di lpmsketsa.com, dimuat ulang di BU (beritaunsoed.com) agar tetap bisa diakses pembaca. Portal berita lpmsketsa.com resmi beralih ke beritaunsoed.com.

Redaksi

beritaunsoed.com adalah sebuah media independen yang dikelola oleh LPM Sketsa Unsoed dan merupakan satu-satunya Lembaga Pers Mahasiswa tingkat Universitas Jenderal Soedirman di Purwokerto.

Postingan Terkait

September Hitam: Kilas Balik Aksi Kamisan “Menolak Lupa Munir hingga Affan Kurniawan”

Penulis: Raiza Firdani Kurnia Suci Sepekan yang lalu, Aliansi Soedirman Melawan menggelar Aksi Kamisan bertajuk “Menolak…

Aliansi Soedirman Melawan Gelar Aksi Kamisan, Soroti Kasus HAM yang Belum Tuntas

Penulis: Reny Diah Merriola Aliansi Soedirman Melawan menggelar Aksi Kamisan pada Kamis (3/9/2026) di Tugu Pembangunan,…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan Lewatkan

Jamuan Sunyi

Jamuan Sunyi

September Hitam: Kilas Balik Aksi Kamisan “Menolak Lupa Munir hingga Affan Kurniawan”

September Hitam: Kilas Balik Aksi Kamisan “Menolak Lupa Munir hingga Affan Kurniawan”

Aliansi Soedirman Melawan Gelar Aksi Kamisan, Soroti Kasus HAM yang Belum Tuntas

Aliansi Soedirman Melawan Gelar Aksi Kamisan, Soroti Kasus HAM yang Belum Tuntas

Bongkar Polemik di Balik Riuh PKKMB FIB Unsoed 2026

Bongkar Polemik di Balik Riuh PKKMB FIB Unsoed 2026

Kilas Balik Aksi Audiensi: Bukan Sekadar Tuntutan, Mahasiswa Butuh Aksi Nyata

Kilas Balik Aksi Audiensi: Bukan Sekadar Tuntutan, Mahasiswa Butuh Aksi Nyata

Potret Ruang Diskusi Publik: Civitas Academica Mengawal Reformasi Tata Kelola Kampus

Potret Ruang Diskusi Publik: Civitas Academica Mengawal Reformasi Tata Kelola Kampus