Isi Kuesioner, Tetap Belum Bisa Entri KRS

Ilustrasi: Muhammad Zacky
Ilustrasi: Muhammad Zacky

PURWOKERTO-Sejumlah mahasiswa Unsoed mengeluh mengenai mereka yang tidak dapat mengisi KRS padahal sudah menyelesaikan pengisian kuisioner. “Saya sudah masuk SIA dan mengisi kuisioner kok masih belum bisa entri KRS ya?” tanya Reta, salah satu mahasiswa Fakultas Biologi Unsoed melalui akun facebooknya pada salah satu karyawan di fakultasnya.

Terkait adanya mahasiswa yang sudah mengisi kuisioner tetapi masih diminta untuk mengisi kuisioner, Ari Bowo, pegawai Bagian Pendidikan (Bapendik) Unsoed, mengatakan bahwa hal tersebut disebabkan karena adanya kesalahan data pada server. ”Kemarin itu ada belasan komplain yang datang pada kami. Kebanyakan mereka komplain karena sudah mengisi kuisioner tapi masih disuruh mengisi kuisioner,” kata Ari.

Komplain dari mahasiswa disampaikan baik langsung ke bapendik pusat maupun lewat bapendik fakultas masing-masing. “Berdasar data yang kami dapatkan, komplain kebanyakan dari Fapet, FEB, dan Faperta,“ ungkapnya. “Meski demikian, tidak menutup kemungkinan bahwa di fakultas lain juga terdapat kejadian serupa,” tambahnya. Disinyalir, saat ini terdapat ratusan pengguna SIA yang masih bermasalah terkait kuisioner.

Kesalahan terkait kuisioner tersebut terjadi saat ada update dan relokasi data dari server lama ke server baru. Menurut Ari, mahasiswa yang mengisi kuisioner di SIA sekitar pukul 14.00 sampai dengan 15.30 yang mendapati permasalahan tersebut karena pada waktu tersebut relokasi dilakukan. Untuk mahasiswa yang mengisi kuisioner sebelum waktu tersebut ataupun sesudahnya data sudah diupdate sehingga sudah tidak ada kesalahan. (Muhammad Zaky)

Tulisan ini sebelumnya telah dimuat di lpmsketsa.com, dimuat ulang di BU (beritaunsoed.com) agar tetap bisa diakses pembaca. Portal berita lpmsketsa.com resmi beralih ke beritaunsoed.com.

Redaksi

beritaunsoed.com adalah sebuah media independen yang dikelola oleh LPM Sketsa Unsoed dan merupakan satu-satunya Lembaga Pers Mahasiswa tingkat Universitas Jenderal Soedirman di Purwokerto.

Postingan Terkait

Dari Papan Catur Menuju Prestasi, SOCT 2026 Menjadi Sarana Menjaring Talenta Muda

oleh: Muhammad Fatkhun Nafiq Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) menggelar Soedirman Open Chess Tournament (SOCT) ke-5 pada…

Demokrasi Dipertanyakan, Diskusi Publik Soroti Ketimpangan dan Kebijakan Negara

Penulis: Fadila Nuraini Forum Mahasiswa Nasional (FMN) Purwokerto menyelenggarakan diskusi publik bertajuk “Masalah-Masalah Rakyat yang Tak…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan Lewatkan

52 Hz

52 Hz

Mati Suri Jurnalisme Musik di Indonesia

Mati Suri Jurnalisme Musik di Indonesia

Dari Papan Catur Menuju Prestasi, SOCT 2026 Menjadi Sarana Menjaring Talenta Muda

Dari Papan Catur Menuju Prestasi, SOCT 2026 Menjadi Sarana Menjaring Talenta Muda

Demokrasi Dipertanyakan, Diskusi Publik Soroti Ketimpangan dan Kebijakan Negara

Demokrasi Dipertanyakan, Diskusi Publik Soroti Ketimpangan dan Kebijakan Negara

Penjajah Berdasi

Penjajah Berdasi

Bumi Manusia: Membongkar Takdir Romansa Manis Berakhir Tragis di Tangan Bangsa Eropa

Bumi Manusia: Membongkar Takdir Romansa Manis Berakhir Tragis di Tangan Bangsa Eropa