Tiga Paralayang Solo Meriahkan Banyumas Ekstravaganza 2014

Banyumas Extravaganza
Banyumas Extravaganza

PURWOKERTO-Atraksi tiga paralayang menjadi salah satu pusat perhatian di Banyumas Extravaganza, Minggu (27/4). Dengan membawa spanduk bertuliskan “Cablaka jatidirine dadi wateke wong Banyumas”, mereka melayang-layang di langit Alun-alun Purwokerto sekitar 30 menit.

Penonton antusias melihatnya. Seluruh mata tertuju pada paralayang yang sengaja didatangkan dari Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Solo ini. Penonton langsung berkerumun di sekitar pengemudi paralayang ketika salah satu dari mereka mendarat.

Proses pendaratan berjalan lancar walau baling-baling salah satu paralayang sempat tersangkut di pohon depan pendopo kabupaten. ”Tadi terlalu kebawah landing-nya. Tidak terasa baling-baling tersangkut, akhirnya kutarik saja,” ucap salah satu pengemudi paralayang menjawab pertanyaan seorang penonton.

Kondisi angin yang tidak stabil juga menjadi salah satu kesulitan pendaratan. “Turunnya susah, tadi mau turun tapi ada orang. Anginnya juga tidak karuan,” tambah pengemudi paralayang lain dengan bahasa Jawa. (Ahsin. M. Mudrik, Anggota Magang LPM Sketsa 2014)

Tulisan ini sebelumnya telah dimuat di lpmsketsa.com, dimuat ulang di BU (beritaunsoed.com) agar tetap bisa diakses pembaca. Portal berita lpmsketsa.com resmi beralih ke beritaunsoed.com.

Redaksi

beritaunsoed.com adalah sebuah media independen yang dikelola oleh LPM Sketsa Unsoed dan merupakan satu-satunya Lembaga Pers Mahasiswa tingkat Universitas Jenderal Soedirman di Purwokerto.

Postingan Terkait

Gemah Ripah Loh Jinawi: Kemeriahan Acara Lengger Bicara 2026

Penulis: Muhamad Ade Ravi Mengusung tema besar Gemah Ripah Loh Jinawi, perhelatan kebudayaan Lengger Bicara 2026…

Lestarikan Budaya Banyumas, Festival Lengger Bicara 2026 Gaet Ribuan Penari Muda

Penulis: Reny Diah Merriola Yayasan Lengger Bicara kembali sukses menggelar festival kebudayaan tahunan “Lengger Bicara 2026”…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan Lewatkan

Barangkali Besok Akan Lebih Ramah

Barangkali Besok Akan Lebih Ramah

Sebuah Elegi di Sore Hari

Sebuah Elegi di Sore Hari

Tamasya Tempat Kakek

Tamasya Tempat Kakek

Di Antara Luka dan Kesempatan Baru

Di Antara Luka dan Kesempatan Baru

Duta Kampus Unsoed Ikut Kunker Wakil Presiden, Mengapa Mahasiswa Mempermasalahkannya?

Duta Kampus Unsoed Ikut Kunker Wakil Presiden, Mengapa Mahasiswa Mempermasalahkannya?

Menggapai Mimpi di Tengah Kerasnya Kehidupan

Menggapai Mimpi di Tengah Kerasnya Kehidupan