Geliat Seni Fakultas Peternakan

Mahasiswa sedang melihat karya seni civitas akdemika fakultas peternakan.
Mahasiswa sedang melihat karya seni civitas akdemika fakultas peternakan.

PURWOKERTO–(15/05) Wajah memelas seorang bocah perempuan bertelanjang dada hanya mengenakan bawahan kain batik sembari menggendong adiknya laki-lakinya. Sebuah sambutan yang tidak pernah dijumpai sebelumnya oleh mahasiswa Fakultas Peternakan.

Lukisan cat minyak yang berdimensi 141 X 110 Cm karya Amran Rustila berjudul “Sayang Adik” seoalah menjadi ikon pada acara “Apresiasi Seni Civitas Akademika Fakultas Peternakan Unsoed Melalui Pameran Seni Lukis dan Hobi”. Setiap  mahasiswa yang hendak berkuliah di lantai 3 tidak sekedar menikmati lukisan ini bahkan ada yang sengaja mengabadikan lukisan tersebut dengan berpose di sebelahnya.

Lukisan karya Amran Rustila ini tidak sendirian, masih ada 90 karya lain dari berbagai aliran seni lukis yang ditata apik menjadikan Hall depan Fakultas Peternakan Galeri Seni dadakan. Agus Maryono salah satu partisipan yang juga karyawan Lab.

Teknologi Hasil Ternak menyambut baik acara ini, “acara seperti ini sebagai ajang apresiasi bagi civitas akademika yang memiliki kreativitas dalam bidang seni lukis,” tuturnya. Tidak hanya yang masih aktif saja, Ir. Sri Haryati, MS dosen yang telah purna tugas ini juga menampilkan beberapa karyanya.

Ir. Tri Raharjo Sutardi, SU selaku ketua panitia dalam sambutannya menyampaikan, acara ini merupakan acara rangkaian Perayaan Dies natalis Fakultas Peternakan, sekaligus Hari Pendidikan nasional dan Hari kebangkitan nasioanal. Dalam kesempatan yang sama PD I Fakultas Peternakan Dr. Ir. Akhmad Sodiq, Msc. Agr menyampaikan, acara ini sebagai penyeimbang civitas akademika yang selama ini berkutat dengan hal yang bersifat scientific dan menenunjukan sisi lainnya.

Seperti Dr.sc.agr. Ir. H. R. Singgih Sugeng S.,MP juga menampilkan koleksi benda-benda antik, uang dan perangko dari berbagai negara yang telah ia koleksi semenjak SMP. Seolah tak mau kalah mahasiswa pecinta reptil juga turut unjuk gigi dalam ajang ini.

Panitia Pelaksana sekaligus Penggagas acara ini Dr. Ir. Agustinus Hantoro Djoko Raharjo, MP, cukup terkesan dengan acara kali ini. Perencanaan terhitung mendadak sangat mendapat respom positif dari semua kalangan. “Andaikan seluruh Fakultas Peternakan dijadikan media Pajang, pasti tidak akan cukup,” tutur Hantoro sapaan akrabnya, mengingat untuk kali ini hanya 14 partisipan yang terdiri dari dosen, karyawan, dan mahasiswa saja, hall depan Fakultas Peternakan mendadak penuh dengan karya seni.

Pihaknya akan menggagas acara serupa pada waktu mendatang dengan konsep yang lebih matang sehingga bisa mengakomodir semua karya yang masuk. (Syarif)

Tulisan ini sebelumnya telah dimuat di lpmsketsa.com, dimuat ulang di BU (beritaunsoed.com) agar tetap bisa diakses pembaca. Portal berita lpmsketsa.com resmi beralih ke beritaunsoed.com.

Redaksi

beritaunsoed.com adalah sebuah media independen yang dikelola oleh LPM Sketsa Unsoed dan merupakan satu-satunya Lembaga Pers Mahasiswa tingkat Universitas Jenderal Soedirman di Purwokerto.

Postingan Terkait

Unsoed dan Polda Jalin Kerja Sama, Kampus Tegaskan Tak Ada Intervensi Akademik

Penulis: Annisa Dwi Rahman Kerja sama antara Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) dan Kepolisian Daerah Jawa Tengah…

Dari Papan Catur Menuju Prestasi, SOCT 2026 Menjadi Sarana Menjaring Talenta Muda

oleh: Muhammad Fatkhun Nafiq Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) menggelar Soedirman Open Chess Tournament (SOCT) ke-5 pada…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan Lewatkan

Unsoed dan Polda Jalin Kerja Sama, Kampus Tegaskan Tak Ada Intervensi Akademik

Unsoed dan Polda Jalin Kerja Sama, Kampus Tegaskan Tak Ada Intervensi Akademik

52 Hz

52 Hz

Mati Suri Jurnalisme Musik di Indonesia

Mati Suri Jurnalisme Musik di Indonesia

Dari Papan Catur Menuju Prestasi, SOCT 2026 Menjadi Sarana Menjaring Talenta Muda

Dari Papan Catur Menuju Prestasi, SOCT 2026 Menjadi Sarana Menjaring Talenta Muda

Demokrasi Dipertanyakan, Diskusi Publik Soroti Ketimpangan dan Kebijakan Negara

Demokrasi Dipertanyakan, Diskusi Publik Soroti Ketimpangan dan Kebijakan Negara

Penjajah Berdasi

Penjajah Berdasi