Negeri Seribu Pilu

Karya : Adry Alim P*

Tuhan

Ku ingin berkeluh kesah padamu

Kisah sedih bangsaku

Yang selalu dilanda pilu

Di negeriku

Koruptor merampok tak tahu malu

Teroris tak pandang buluHingga pengadil yang gampang dirayu

Malang nian bangsaku

Selalu datang bencana tak menentu

Bahkan gangguan dari negara serumpun melayu

Semakin mengiris sembilu

Tuhan

Bangkitkan bangsaku

Dari kisah pilu

Yang tak lekas berlalu

*Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi angkatan 2007 FISIP Unsoed

Tulisan ini sebelumnya telah dimuat di lpmsketsa.com, dimuat ulang di BU (beritaunsoed.com) agar tetap bisa diakses pembaca. Portal berita lpmsketsa.com resmi beralih ke beritaunsoed.com.

Redaksi

beritaunsoed.com adalah sebuah media independen yang dikelola oleh LPM Sketsa Unsoed dan merupakan satu-satunya Lembaga Pers Mahasiswa tingkat Universitas Jenderal Soedirman di Purwokerto.

Postingan Terkait

Kunamakan: Kisahnya

Oleh: Muhamad Ade Ravi Bantingan pintu melenyapkan mimpi burukku malam ini. Dengan setengah sadar, lagi-lagi aku…

52 Hz

Oleh: Resty Assyfa Aku berenang menyusuri hamparan laut yang gelap, mengarungi rute panjang saat dunia terlelap.…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan Lewatkan

Proses Panjang Berujung Vonis Ringan, Keadilan Kasus Tahanan Politik Diperdebatkan

Proses Panjang Berujung Vonis Ringan, Keadilan Kasus Tahanan Politik Diperdebatkan

Puisi di Tengah Arus Teknologi: Bertahan atau Tenggelam?

Puisi di Tengah Arus Teknologi: Bertahan atau Tenggelam?

Ketika Ilusi Menjadi Kebenaran: Resensi Film Now You See Me

Ketika Ilusi Menjadi Kebenaran: Resensi Film Now You See Me

Suara Bumi Martabat Jiwa: Spiritualitas dan Kreativitas dalam Banyumas Gamelan Festival

Suara Bumi Martabat Jiwa: Spiritualitas dan Kreativitas dalam Banyumas Gamelan Festival

Audiensi Digelar, Mahasiswa Soroti Pasal Karet dalam Perjanjian Kerja Sama dengan Polda Jateng

Audiensi Digelar, Mahasiswa Soroti Pasal Karet dalam Perjanjian Kerja Sama dengan Polda Jateng

Kunamakan: Kisahnya

Kunamakan: Kisahnya