Menilik Keberhasilan Banyumas dalam Mengelola Sampah
Berawal dari Banyumas yang mengalami krisis terhadap pengelolaan sampah, dimana masyarakat menolak adanya TPA (Tempat Pembuangan Akhir), para warga melakukan banyak protes, hingga memblokade jalur dumb truck. Imbasnya adalah penutupan TPA. Dengan berbagai pertimbangan dan diskusi Bupati Banyumas kemudian melakukan pendekatan bersama warga untuk mengurangi suplai sampah ke TPA. Kemudian Bupati Banyumas dan tim melakukan studi banding ke daerah lain dan pengamatan mengenai sampah. Hasil dari studi banding dan pengamatan ini akhirnya menemukan suatu sistem tentang pengelolaan sampah, ia berpendapat bahwa solusi pengelolaan sampah adalah dipilah.







