52 Hz

Oleh: Resty Assyfa

Ilustrasi : Abida Fitratussawa

Aku berenang menyusuri hamparan laut yang gelap,

mengarungi rute panjang saat dunia terlelap.

Menyuarakan nyanyian, berharap ada yang memahami

namun hanya senyap yang kembali memeluk diri.

 

Katanya setiap makhluk memiliki kawanan untuk pulang,

tempat bersandar saat badai datang menerjang.

Namun tidak untukku, hanya ada beban sepi yang membatu,

sebab tak satu pun sirip pernah menyentuh kulitku yang layu.

 

Kadang kubayangkan ada suara lain di kejauhan,

suara samar yang hampir serupa.

Namun yang datang hanya pantulan suaraku sendiri,

gema dingin yang kembali tanpa makna.

 

Mungkin resonansiku terlalu rumit untuk mereka pahami, 

sebuah frekuensi asing yang tak punya kawan untuk menari.

Tahun-tahun berganti dalam dingin yang mencekam,

aku menua bersama rahasia laut terkelam.

 

Kini suaraku tak lagi terdengar di sana,

terkubur di dasar palung yang paling hampa.

Para pencari gema di atas hanya meraba,

sinyal yang kini sudah tiada.

Tanpa pernah tahu siapa aku.

 

Hingga akhir hayat, tak ada mata yang pernah melihatku.

Hanya gelombang di kertas yang menjadi sisa jejakku.

Aku pergi sebagai misteri yang tak pernah terpecahkan,

Mati di titik nadir, tanpa pernah ditemukan.

Editor : Artika Putri Kinanti

 

Redaksi

beritaunsoed.com adalah sebuah media independen yang dikelola oleh LPM Sketsa Unsoed dan merupakan satu-satunya Lembaga Pers Mahasiswa tingkat Universitas Jenderal Soedirman di Purwokerto.

Postingan Terkait

Penjajah Berdasi

Oleh: Annisa Nur Hidayah Air laut merona oleh darah, Bumi dipijaki para penjajah berdasi. Paru-paru dunia…

Kuucapkan Serta Mulia

Oleh: Alda Dwi Safitri Kepada dunia aku sampaikan Padanan kata yang kudambakan Kala hari perlahan berjalan,…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan Lewatkan

52 Hz

52 Hz

Mati Suri Jurnalisme Musik di Indonesia

Mati Suri Jurnalisme Musik di Indonesia

Dari Papan Catur Menuju Prestasi, SOCT 2026 Menjadi Sarana Menjaring Talenta Muda

Dari Papan Catur Menuju Prestasi, SOCT 2026 Menjadi Sarana Menjaring Talenta Muda

Demokrasi Dipertanyakan, Diskusi Publik Soroti Ketimpangan dan Kebijakan Negara

Demokrasi Dipertanyakan, Diskusi Publik Soroti Ketimpangan dan Kebijakan Negara

Penjajah Berdasi

Penjajah Berdasi

Bumi Manusia: Membongkar Takdir Romansa Manis Berakhir Tragis di Tangan Bangsa Eropa

Bumi Manusia: Membongkar Takdir Romansa Manis Berakhir Tragis di Tangan Bangsa Eropa