Hujan Mengguyur, Antusias Peserta dan Penonton Kirab Tetap Terjaga

Hujan yang mengguyur barisan Kirab Pusaka Banyumas. Foto: Untung
Hujan yang mengguyur barisan Kirab Pusaka Banyumas. Foto: Untung

PURWOKERTO–Kirab Banyumas dalam peringatan HUT Banyumas ke-433, Minggu (5/4), diwarnai rintik hujan. Hujan yang tiba-tiba turun di tengah arak-arakan menuju Pendopo Si Panji Purwokerto tidak menurunkan antusiasme, baik dari peserta maupun penonton. “Ya gini dapet kedinginan tapi tetap semangat,”  ujar Ika Rizky, peserta yang mengenakkan pakaian adat Banten.

Kirab Pusaka juga tetap ramai oleh penonton walaupun hujan terus mengguyur hingga akhir acara. Seperti Bu Prapti, warga Desa Grendeng yang menonton kirab bersama keluarga, tetap antusias dan dapat menikmati acara kirab hingga selesai, “Hujan kayak gini ya tetap senang, pengennya liat,”ungkapnya sambil tertawalirih.

Kawasan yang dilewati Kirab Pusaka dipenuhi oleh para pedagang yang menjajakan dagangan masing-masing. Disamping mencari rejeki mereka juga dapat menikmati acara kirab pusaka tersebut. Walaupun hujan mengguyur saat kirab berlangsung para pedagang tak beranjak pergi. “Hujan ya mau lagi, ya berteduh aja dulu,” ungkap Andi, pedagang bakso, dengan raut wajah sedikit kecewa.

Pusaka yang dikirabkan dalam Kirab Pusaka tahun ini terdiri atas 2 keris yaitu keris Kiai Gajah Endro dan keris Kiai Nalapraja, 1 tombak yaitu tombak Kiai Genjring, dan 1 kitab yaitu Kitab Stambul. Kirab pusaka diiringi oleh para pengiring mulai dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), pelajar, mahasiswa, hingga budayawan.

Untuk menyiapkan Kirab Pusaka, peserta melakukan latihan selama tiga hari. Mereka harus menyelesaikan tugasnya meski hujan mengguyur riasan dan mereka yang telah apik dibuat. “Sebelumnya udah latihan di Pendopo Wakil Bupati, 3 hari, dari hari Selasa, Rabu, dan Kamis kemarin,” jelas Zuhal Fadli, siswa kelas 11 SMK Kesehatan Citra Bangsa Mandiri Purwokerto yang bertugas membawa papan nama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Banyumas. (Untung, AnggotaMagang LPM Sketsa)

Tulisan ini sebelumnya telah dimuat di lpmsketsa.com, dimuat ulang di BU (beritaunsoed.com) agar tetap bisa diakses oleh pembaca. Portal berita lpmsketsa.com resmi beralih ke beritaunsoed.com

Redaksi

beritaunsoed.com adalah sebuah media independen yang dikelola oleh LPM Sketsa Unsoed dan merupakan satu-satunya Lembaga Pers Mahasiswa tingkat Universitas Jenderal Soedirman di Purwokerto.

Postingan Terkait

Gemah Ripah Loh Jinawi: Kemeriahan Acara Lengger Bicara 2026

Penulis: Muhamad Ade Ravi Mengusung tema besar Gemah Ripah Loh Jinawi, perhelatan kebudayaan Lengger Bicara 2026…

Lestarikan Budaya Banyumas, Festival Lengger Bicara 2026 Gaet Ribuan Penari Muda

Penulis: Reny Diah Merriola Yayasan Lengger Bicara kembali sukses menggelar festival kebudayaan tahunan “Lengger Bicara 2026”…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan Lewatkan

Gemah Ripah Loh Jinawi: Kemeriahan Acara Lengger Bicara 2026

Gemah Ripah Loh Jinawi: Kemeriahan Acara Lengger Bicara 2026

Potret Massa Suarakan Tuntutan dalam Aksi Mimbar Bebas: Desak Mundur Prabowo-Gibran

Potret Massa Suarakan Tuntutan dalam Aksi Mimbar Bebas: Desak Mundur Prabowo-Gibran

Lestarikan Budaya Banyumas, Festival Lengger Bicara 2026 Gaet Ribuan Penari Muda

Lestarikan Budaya Banyumas, Festival Lengger Bicara 2026 Gaet Ribuan Penari Muda

Aliansi Banyumas Raya Gelar Aksi Mimbar Bebas, Desak Mundur Prabowo-Gibran

Aliansi Banyumas Raya Gelar Aksi Mimbar Bebas, Desak Mundur Prabowo-Gibran

Anti Bingung, Ini 4 Kuliner Tradisional Banyumas yang Cocok untuk Buah Tangan

Anti Bingung, Ini 4 Kuliner Tradisional Banyumas yang Cocok untuk Buah Tangan

Narkoba: Harga Mahal dari Sebuah Rasa Penasaran

Narkoba: Harga Mahal dari Sebuah Rasa Penasaran