Penipuan Bermodus Seminar

Ilustrasi: Mustiyani Dewi K / Ari Mai Masturoh
Ilustrasi: Mustiyani Dewi K / Ari Mai Masturoh

PURWOKERTO-Dugaan penipuan bermodus seminar nasional kembali marak di kalangan mahasiswa. Mengaku sebagai Pembantu Rektor III, bahkan Rektor Unsoed, pelaku melancarkan aksinya dengan menghubungi korban via telepon. Awalnya pelaku memastikan identitas korban sehingga membuat korban merasa yakin bahwa itu bukan penipuan, kemudian menawarkan “Seminar Peningkatan Mutu Pendidikan” gratis, bahkan biaya akomodasi ditanggung penyelenggara.

Seminar yang dikabarkan akan dilaksanakan pada 22-23 Agustus 2014 itu berlokasi di salah satu hotel di Jakarta. Biaya akomodasi dan biaya lain selama korban mengikuti seminar telah disediakan oleh Dikti. Jumlah yang cukup fantastis, 7.000.000 rupiah pelaku tawarkan untuk akomodasi, biaya hidup, dan uang pembinaan selama berada di Jakarta. Setelah korban yakin, kemudian pelaku mulai menanyakan nomor rekening korban. Anehnya, untuk dapat mengikuti seminar itu saldo rekening korban minimal harus Rp1.500.000,00.

Afi, mahasiswi Fakultas Peternakan sks 2012, salah satu korban menuturkan, “Saya ditelepon oleh orang yang mengaku Rektor Unsoed untuk mengikuti Seminar Peningkatan Mutu Pendidikan yang dilaksanakan di Jakarta, pelaku menanyakan saldo rekening saya. Ketika itu saldo di rekening saya tidak mencapai jumlah yang ditentukan pelaku. Pelaku meminta saya segera meminjam rekening saudara atau teman, namun saya tak mengindahkan perkataannya, dan percakapan terhenti”.

Hal serupa juga dialami oleh Nurul, Mahasiswa Peternakan sks 2012. Namun, sebelum pelaku berkata banyakNurul mulai curiga karena suara pelaku berbeda dengan suara Pembantu Rektor III, seperti yang diakuinya. Yang lebih aneh lagi, pelaku mengaku sebagai Prof. Imam Santosa, Pembantu Rektor III periode 2010-2014 padahal Pembantu Rektor III sudah ganti nama menjadi Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni dan telah dijabat oleh Dr. Ir. V. Prihananto, M.Si terhitung sejak Jumat 27 Juni 2014. Jadi bukan Prof Imam lagi yang menjabat.

Sementara itu, Dr. Ir. Achmad Iqbal, M.Si, Rektor Unsoed, belum dapat ditemui karena sedang berada di Jakarta hingga tiga hari ke depan. Sedangkan Dr. Ir. V. Prihananto, M.Si sedang menghadiri rapat ketika hendak ditemui di Gedung Rektorat Unsoed (19/8).

Fenomena serupa bukan pertama kalinya terjadi di Unsoed. Sebelumnya pernah juga terjadi kasus serupa via SMS di tahun 2011. Berita terkait klik “Penipuan Atas Nama Birokrat”.

 (Mustiyani Dewi K / Ari Mai Masturoh)

Tulisan ini sebelumnya telah dimuat di lpmsketsa.com, dimuat ulang di BU (beritaunsoed.com) agar tetap bisa diakses pembaca. Portal berita lpmsketsa.com resmi beralih ke beritaunsoed.com.

Redaksi

beritaunsoed.com adalah sebuah media independen yang dikelola oleh LPM Sketsa Unsoed dan merupakan satu-satunya Lembaga Pers Mahasiswa tingkat Universitas Jenderal Soedirman di Purwokerto.

Postingan Terkait

Gemah Ripah Loh Jinawi: Kemeriahan Acara Lengger Bicara 2026

Penulis: Muhamad Ade Ravi Mengusung tema besar Gemah Ripah Loh Jinawi, perhelatan kebudayaan Lengger Bicara 2026…

Lestarikan Budaya Banyumas, Festival Lengger Bicara 2026 Gaet Ribuan Penari Muda

Penulis: Reny Diah Merriola Yayasan Lengger Bicara kembali sukses menggelar festival kebudayaan tahunan “Lengger Bicara 2026”…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan Lewatkan

Barangkali Besok Akan Lebih Ramah

Barangkali Besok Akan Lebih Ramah

Sebuah Elegi di Sore Hari

Sebuah Elegi di Sore Hari

Tamasya Tempat Kakek

Tamasya Tempat Kakek

Di Antara Luka dan Kesempatan Baru

Di Antara Luka dan Kesempatan Baru

Duta Kampus Unsoed Ikut Kunker Wakil Presiden, Mengapa Mahasiswa Mempermasalahkannya?

Duta Kampus Unsoed Ikut Kunker Wakil Presiden, Mengapa Mahasiswa Mempermasalahkannya?

Menggapai Mimpi di Tengah Kerasnya Kehidupan

Menggapai Mimpi di Tengah Kerasnya Kehidupan