2011, Tidak Terpaku dengan BNI

PURWOKERTO-Mulai tahun akademik 2010/2011 semester genap,  pembayaran biaya pendidikan dan registrasi Unsoed tidak lagi hanya lewat BNI. Kali ini BTN, Bank JATENG dan MANDIRI digandeng Unsoed dalam upaya pelayanan biaya pendidikan dan registrasi mahasiswa.

MOU kerja sama dengan bank-bank tersebut tidak hanya berlaku dalam registrasi saja. “Keuntungannya dalam dunia pendidikan seperti memberikan beasiswa juga kepada mahasiswa,” ujar Nur Faiqoh, SE.MM selaku Kasubbag kerjasama Unsoed.

Semua bank haknya sama. Mahasiswa dibebaskan untuk memilih mana dari layanan mereka yang lebih baik. “Biarkan pasar yang  memilih,” ujar Didin Samsudin, SE selaku Kasubbag Registrasi dan Statistik. Baiti mahasiswa Hukum 2010 mengatakan, ini mempermudah pembayaran karena tidak terpaku pada satu bank (BNI) dan sistemnya bias on-line. Dalam pengumuman bernomor 6951/H23/PP.01/2010 yang dikeluarkan Unsoed, menyebutkan pembayaran harus sesuai jadwal dan tidak melayani pembayaran di luar jadwal. “Kita tidak mengharapkan denda, inginnya tertib,” kata Didin.

Perubahan ini dinilai lebih efektif. Namun, tidak sedikit pula mahasiswa yang lebih memilih bank biasa tempat mereka membayar karena dirasa lebih terjamin. “Saya masih ragu juga yang kedua bank itu,” ujar Iswan mahasiswa Peternakan 2008. Bagimahasiswa pun butuh penyesuaian terhadap berbagai system baru yang telah diterapkan. (Ucup).

Tulisan ini sebelumnya telah dimuat di lpmsketsa.com, dimuat ulang di BU (beritaunsoed.com) agar tetap bisa diakses pembaca. Portal berita lpmsketsa.com resmi beralih ke beritaunsoed.com.

Redaksi

beritaunsoed.com adalah sebuah media independen yang dikelola oleh LPM Sketsa Unsoed dan merupakan satu-satunya Lembaga Pers Mahasiswa tingkat Universitas Jenderal Soedirman di Purwokerto.

Postingan Terkait

Intip Cerita di Balik UMKM Sekitar Kampus dalam Menjaga Kelangsungan Usaha

Penulis: Afifah Setyaningtyas Di tengah dinamika kehidupan kampus, keberadaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di…

Di Balik Eksistensi BEM Fakultas: Masihkah Perannya Dibutuhkan?

Penulis: Hasna Nailah Ramadhani Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) merupakan lembaga eksekutif tertinggi dalam struktur organisasi kemahasiswaan…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan Lewatkan

Intip Cerita di Balik UMKM Sekitar Kampus dalam Menjaga Kelangsungan Usaha

Intip Cerita di Balik UMKM Sekitar Kampus dalam Menjaga Kelangsungan Usaha

Di Balik Eksistensi BEM Fakultas: Masihkah Perannya Dibutuhkan?

Di Balik Eksistensi BEM Fakultas: Masihkah Perannya Dibutuhkan?

Krisis JBI di Indonesia: Realitas dan Tantangan Aksesibilitas Tunawicara dan Tunarungu

Krisis JBI di Indonesia: Realitas dan Tantangan Aksesibilitas Tunawicara dan Tunarungu

Jamuan Sunyi

Jamuan Sunyi

September Hitam: Kilas Balik Aksi Kamisan “Menolak Lupa Munir hingga Affan Kurniawan”

September Hitam: Kilas Balik Aksi Kamisan “Menolak Lupa Munir hingga Affan Kurniawan”

Aliansi Soedirman Melawan Gelar Aksi Kamisan, Soroti Kasus HAM yang Belum Tuntas

Aliansi Soedirman Melawan Gelar Aksi Kamisan, Soroti Kasus HAM yang Belum Tuntas