Oleh: Maryam Juwita
Mega hitam menemaniku menulis tentangmu
Berkelana pada kisah masa lalu
Kala aku melihatmu terkapar dan terbujur kaku
Mengingat kau telah pergi dan terhapus waktu
Tak banyak kata yang bisa kurajut
Hanya kata rindu yang mampu kusebut
Ingin kuberlari menembus jarak, tetapi sayang kakiku kelu
Ingin kuterbang menerobos awan, tetapi sayang sayapku semu
Meski aku berulang kali memutari buana
Tak akan ada yang sebanding denganmu
Manisnya senyummu, damainya tuturmu
Hangatnya pelukmu dan bersihnya kalbumu
Biarkan aku selalu mendekapmu
Walau hanya dalam doa dan ingatan
Biar ragamu menghilang
Tapi sosokmu takkan pernah usang
Kasih sayangku tak lekang waktu
Dariku, anak bungsumu







