Gor Soesilo Soedarman Disegel Aliansi Mahasiswa

Daftar tuntutan mengenai GOR Soesilo Soedarman. Foto: Ari Mai Masturoh
Daftar tuntutan mengenai GOR Soesilo Soedarman. Foto: Ari Mai Masturoh

PURWOKERTO-Gor Soesilo Soedarman disegel oleh aliansi mahasiswa, Rabu (15/4). Hal itu dilakukan sebagai salah satu bentuk aspirasi terhadap operasional Gor Soesilo Soedarman. Koordinator Lapangan aksi yang juga Presiden BEM Fakultas Hukum Ardian Rizki mengungkapkan bahwa mereka sama sekali tidak ingin mengusik Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR). “Kami sama sekali tidak ada niat untuk mengusik PJKR, mereka mahasiswa, mereka kawan kita, tapi kita minta kita jangan dihambat,” tegasnya disela-sela aksi di halaman Gor Soesilo Soedarman (Soesoe).

Aliansi mahasiswa yang terdiri atas BEM, Unit Kegiatan Mahasiswa keolahragaan dan supporter menilaiUnsoed telah mempersulit mahasiswa yang ingin menggunakan fasilitas Gor Soesoe. Hal tersebut disinyalir karena PJKR yang sejatinya adalah Prodi baru di Unsoed.Sejak awal berdiri hingga kini,PJKR menggunakan fasilitas Gor Soesoe untuk perkuliahan.

Unsoed dinilai kurang persiapan dalam membentuk Prodi baru, Ardian Rizki mengibaratkan seperti kelahiran seorang anak, seharusnya sebelum sang anak lahir dipersiapkan terlebih dulu keperluannya. “Ada anak yang baru lahir,harusnya dipersiapkan dulu apa kebutuhannya, bukan begitu lahir baru kelabakan,”  tutur Ardian.

Mereka menuntut agar Unsoed mengembalikan fungsi Gor Soesoe seperti seharusnya. Total terdapat lima tuntutan mahasiswa mengenai Gor Soesoe, berikut tuntutan yang diajukan mahasiswa:

  1. Kembalikan Gor Soesilo Soedarman kepada seluruh mahasiswa dan sediakan fasilitas kuliah lain untuk Prodi PJKR,
  2. perjelas transparasi anggaran pengelolaan Gor Soesilo Soedarman,
  3. perjelas mekanisme peminjaman Gor Soesilo Soedarman,
  4. jadikan pengelolaan Gor Soesilo Soedarman melalui pelayanan satu pintu,
  5. perbaiki dan tingkatkan sarana dan prasarana Gor Soesilo Soedarman.

Gor Soesilo Soedarman disegel sejak Rabu (15/4) hingga waktu yang belum ditentukan.“Belum dibicarakan lagi, apakah kita menunggu tanggapan dari rektorat atau kita yang meminta audiensi lagi,”ungkapnya. Ardian juga berharap sebelum kegiatan UTS dimulai, perkara Gor Soesoe sudah selesai agartidak mengganggu kegiatan UTS. (Ari Mai Masturoh)

Tulisan ini sebelumnya telah dimuat di lpmsketsa.com, dimuat ulang di BU (beritaunsoed.com) agar tetap bisa diakses oleh pembaca. Portal berita lpmsketsa.com resmi beralih ke beritaunsoed.com

Redaksi

beritaunsoed.com adalah sebuah media independen yang dikelola oleh LPM Sketsa Unsoed dan merupakan satu-satunya Lembaga Pers Mahasiswa tingkat Universitas Jenderal Soedirman di Purwokerto.

Postingan Terkait

Usut Kasus Penganiayaan dan Kekerasan Seksual, Aliansi Mahasiswa Unsoed Geruduk Polresta Banyumas

Penulis: Andika Brilyan Aliansi Mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) menggelar aksi mimbar bebas di depan Markas…

Semangat Tak Padam, Banyumas Ngibing 24 Jam Hidupkan Budaya Lokal

Penulis: Annisa Dwi Rahman Ratusan seniman dari berbagai daerah berkumpul di Banyumas Ngibing 24 Jam Menari…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan Lewatkan

Sepenggal Kisah Janggal

Sepenggal Kisah Janggal

Usut Kasus Penganiayaan dan Kekerasan Seksual, Aliansi Mahasiswa Unsoed Geruduk Polresta Banyumas

Usut Kasus Penganiayaan dan Kekerasan Seksual, Aliansi Mahasiswa Unsoed Geruduk Polresta Banyumas

Bukan Sekadar Candaan: Ketika Kekerasan Dinormalisasi pada Lingkaran Pertemanan

Bukan Sekadar Candaan: Ketika Kekerasan Dinormalisasi pada Lingkaran Pertemanan

Kisah di Gang Krembangan pada Tahun 60-an dari Kacamata Bocah 6 Tahun

Kisah di Gang Krembangan pada Tahun 60-an dari Kacamata Bocah 6 Tahun

Lonceng Kematian Rasa Aman: Ketika Ekosistem Pendidikan Menjadi Sarang Kasus Kekerasan

Lonceng Kematian Rasa Aman: Ketika Ekosistem Pendidikan Menjadi Sarang Kasus Kekerasan

Hewan-Hewan di Ujung Jalan

Hewan-Hewan di Ujung Jalan