Serikat Kerja Pertamina Ajak BEM-U Kerjasama untuk Aksi Blok Mahakam

Suasana saat Teklap Aksi Nasional Blok Mahakam di sekretariat BEM-U. Foto: Reza Adum Kurnia Praja
Suasana saat Teklap Aksi Nasional Blok Mahakam di sekretariat BEM-U. Foto: Reza Adum Kurnia Praja

PURWOKERTO–Serikat Kerja Pertamina mengajak mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) dan perguruan tinggi lainnya untuk melakukan aksi nasional terhadap Blok Mahakam pada Kamis, (6/8) lalu di Jakarta. “Serikat Kerja Pertamina mengajak mahasiswa Unsoed untuk ikut aksi terhadap Blok Mahakam dan yang saya tahu sudah pasti ikut itu dari Undip dan Unsoed nanti disana pasti ada mahasiswa dari perguruan tinggi lain lagi,” ungkap Korlap aksi dan Menteri Sosial dan Politik BEM-U Azzy D’vyastia Kusuma, yang ditemui saat Teklap di sekretariat BEM-U, Selasa (4/8).

Peserta aksi nasional ini tidak dipungut biaya apapun karena aksi tersebut mendapatkan dana dari Serikat Kerja Pertamina. “Dana dari aksi ini berasal dari Serikat Kerja Pertamina. BEM Unsoed hanya mengeluarkan biaya untuk membuat banner dan spanduk,” ungkapnya.

Permasalahan Blok Mahakam yang berlarut-larut yaitu konsensi yang merugikan bangsa Indonesia. Kesepakatan antara pemerintah yang dikuasai oleh Pertamina dan asing yang dikuasai perusahaan migas asal Prancis yaitu 70% untuk pemerintah dan 30% untuk perusahaan asing tersebut. Kesepakatan tersebut membuat Serikat Kerja Pertamina merasa tidak puas.

Menurut Azzy, berdasarakan penelitian dari Serikat Kerja Pertamina, jika Blok Mahakam dikuasai pemerintah sepenuhnya maka keuntungannya dapat membantu meningkatkan defisit negara dengan signifikan. “Apabila Blok Mahakam dikuasai pemerintah sepenuhnya maka hal tersebut dapat menambah defisit negara hingga 60% profit dari lifting migas nasional,” jelasnya.

Aksi nasional tersebut dimulai dengan longmarch dari depan Kantor Serikat Kerja Pertamina menuju Kementerian ESDM dan Istana Negara. Peserta aksi pun sudah cukup paham dengan isu yang akan mereka suarakan. “Saya sudah cukup paham dengan isu dan materi yang disampaikan BEM Unsoed. BEM Unsoed sudah memfasilitasi aksi ini dan melakukan sosialiasasi dengan baik”, ujar Dimas, peserta aksi nasional dari Fakultas Ilmu Budaya. Ia juga mengharapkan Blok Mahakam bisa dikuasai Indonesia secara penuh agar kehidupan rakyat Indonesia bisa lebih sejahtera.

(Reza Adum Kurnia Praja/Andika Dewantara)

Redaksi

beritaunsoed.com adalah sebuah media independen yang dikelola oleh LPM Sketsa Unsoed dan merupakan satu-satunya Lembaga Pers Mahasiswa tingkat Universitas Jenderal Soedirman di Purwokerto.

Postingan Terkait

Mempersoalkan Masifnya Penggunaan Kecerdasan Buatan di Lingkungan Kampus dalam Karya Visual

Penulis: Widyana Rahayu Mahasiswa kini menghadapi perasaan dilema setelah masifnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) terutama dalam…

Ilusi Transparansi Informasi dan Pembungkaman di Era Informatika

Oleh: Andika Brilyan Pada kurun waktu April hingga Mei 2026, sebuah ironi yang amat getir sedang…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan Lewatkan

Ratap Rakyat di Bawah Tirani

Ratap Rakyat di Bawah Tirani

Mempersoalkan Masifnya Penggunaan Kecerdasan Buatan di Lingkungan Kampus dalam Karya Visual

Mempersoalkan Masifnya Penggunaan Kecerdasan Buatan di Lingkungan Kampus dalam Karya Visual

Ilusi Transparansi Informasi dan Pembungkaman di Era Informatika

Ilusi Transparansi Informasi dan Pembungkaman di Era Informatika

Problematika Penanganan Korban Kekerasan Seksual di Banyumas: Ketika Perlindungan Belum Sepenuhnya Terasa

Problematika Penanganan Korban Kekerasan Seksual di Banyumas: Ketika Perlindungan Belum Sepenuhnya Terasa

Sumpah Pemuda: Romantisme 1928, Krisis Lapangan Kerja, dan Apatisme Digital

Sumpah Pemuda: Romantisme 1928, Krisis Lapangan Kerja, dan Apatisme Digital

Kilas Balik Aksi Tuntutan Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Kilas Balik Aksi Tuntutan Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran