Kemahasiswaan Akuisisi LKTI Nasional

Suasana LKTIN Unsoed-HMJ AN. Foto: Susilo Faturrokhman

Suasana LKTIN Unsoed-HMJ AN. Foto: Susilo Faturrokhman

PURWOKERTO-”HMJ AN (Himpunan Mahasiswa Jurusan Administrasi Negara-red) meminta arahan pada Kemahasiswaan (Unsoed-red) mengenai penyelenggaraan LKTI Nasional, Kemahasiswaan ada agenda sama di bulan yang sama, akan lebih baik dijadikan satu,” ungkap Haryono, Kepala Sub Bagian Minat Penalaran Mahasiswa Unsoed, saat dimintai keterangan mengenai diambil alihnya LKTIN yang sebenarnya diprakarsai oleh HMJ AN FISIP.

Tika, ketua pelaksana LKTIN HMJ AN, memberikan klarifikasi. “Humas HMJ AN main-main ke Kemahasiswaan untuk menanyakan (tentang) para peserta yang pernah ikut LKTIN di Unsoed. (Karena-red) di Kemahasiswaan ada proker LKTIN, Kemahasiswaan Unsoed menarik HMJ AN untuk kerja sama.”  Tika juga menuturkan bahwa untuk mengoordinasi HMJ AN dengan kemahasiswaan, akhirnya dibentuk panitia kecil yang diketuai Andi Antono, Wakil Dekan III FISIP.

 “Kita bekerja sama agar lebih meriah dan bagus,” sambung Haryono. Kedua belah pihak mengaku membagi menjadi dua soal pendanaan LKTIN tersebut. “Dana dibagi jadi dua, dari Kemahasiswaan dan HMJ AN,” ujar Tika. “Hadiah harapan berasal dari HMJ sementara hadiah juara inti dari kemahasiswaan,” tambah Haryono.

Perlombaan ini dimenangkan oleh tim Universitas Indonesia dan membawa pulang uang pembinaan sebesar Rp 4.000.000,00. Sementara itu, tim tuan rumah hanya mendapatkan posisi juara harapan. (Supriono)

Tulisan ini sebelumnya telah dimuat di lpmsketsa.com, dimuat ulang di BU (beritaunsoed.com) agar tetap bisa diakses oleh pembaca. Portal berita lpmsketsa.com resmi beralih ke beritaunsoed.com