Tenun Rusak Milik Ibu

Karya: Dykaana Okta Wahyono

Ilustrasi: Dera Nafalia

Tenunku sudah terbentuk

Kulahirkannya dengan raga

Kuberi makan benang sutra

Kubenturkan kayu beramplas selangka

Kusatukan raga-raga tak berdosa

Oh, tenun tercintaku

Dentuman dog, dog, dog bergema

Kayu bersenggama dengan nikmatnya

Bukti kasih tak berbenda

Tenun nan cantik jelita

Kurendam kau dengan nada

Bercorak tangan mungil sang raja

Terlukis tubuh molek Prajnaparamita

Tenunku, kecantikanmu tak terhingga

Sampai langit jatuh cinta

Tak kuat menahan rasa

Membawamu bak Sri Rama

Alam tiba-tiba menderita

Aku pun bertanya, ada apa?

Tak kusangka engkau sengsara

Oh, tenunku

Aku bercucuran air mata

Menerima sehelai benangmu jatuh

Langit begitu jahatnya

Membelaimu dengan hina

Ingin rasanya mati saja

Saat aku tak bisa berbuat apa-apa

Oh, tenunku kau rusak dengan bodohnya

Karena diriku yang pemaksa

*Penulis adalah mahasiswi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jenderal Soedirman angkatan 2018

Redaksi

beritaunsoed.com adalah sebuah media independen yang dikelola oleh LPM Sketsa Unsoed dan merupakan satu-satunya Lembaga Pers Mahasiswa tingkat Universitas Jenderal Soedirman di Purwokerto.

Postingan Terkait

Atas dan Bawah

Oleh: Muhammad Nur Siddiq di atas gedung-gedung menjulang menyentuh awan yang tak pernah jatuh bahkan lampu…

Genggaman yang Menyelamatkanku

Oleh: Dwi Melani Novitasari Aku pernah merasa tenggelam. Bukan di laut yang luas atau sungai yang…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan Lewatkan

Atas dan Bawah

Atas dan Bawah

Penyelesaian Polemik AMSP oleh LPPM Dinilai Belum Tuntas, Mahasiswa Tak Puas

Penyelesaian Polemik AMSP oleh LPPM Dinilai Belum Tuntas, Mahasiswa Tak Puas

Meredam Dampak Kenaikan Harga BBM

Meredam Dampak Kenaikan Harga BBM

Menenun Benang Merah: Sang Takdir Tak Kasat Mata

Menenun Benang Merah: Sang Takdir Tak Kasat Mata

AI Semakin Canggih, Bagaimana Nasib Penerjemah?

AI Semakin Canggih, Bagaimana Nasib Penerjemah?

Genggaman yang Menyelamatkanku

Genggaman yang Menyelamatkanku