alterntif text

Artikel dalam Kategori " Opini "

  • Menera Angan, Lalu Merawatnya

    Oleh: Emerald Magma Audha* Seperti Émile Zola yang sedang tercekik, ketika karbon monoksida mulai menyesaki rongga paru-parunya, itulah yang sedang saya rasakan. Bedanya, otak saya yang tercekik, berbagai macam pikiran menyesaki. Saya tengah mencari sesuatu, lebih benar, tepekur. Dalam proses itu, sekelebat, ada yang merentas di rongga pikiran. Itulah ingatan. Saya jadi terkenang pada obrolan […]


  • Ikhtiar Menghidupkan (Kembali) Marwah Mahasiswa

    Oleh: Nurhidayat* “Semua kemajuan di Indonesia itu dimotori oleh angkatan muda dan mahasiswa” – Pramoedya Ananta Toer Mahasiswa pernah menjadi garda utama perubahan keadaan bangsa Indonesia. Beberapa pencapaian mahasiswa—bersama pelajar, buruh, dan komponen pemuda yang lain—yang pada tahun 1908 melahirkan Boedi Utomo, 1928 melahirkan Sumpah Pemuda, 1945 menculik Soekarno guna mempercepat proklamasi kemerdekaan NKRI, 1974 […]


  • Lautan Plastik, Gunung Sampah

    Oleh: Aziz Dwi Apriyanto* Persoalan sampah me­manglah hal yang klise. Meski begitu, masalah sampah masih saja menjadi polemik di berbagai negara, tak terkecuali di Indonesia. Sampah “menyebar” di daratan, menumpuk, lalu menjadi gunungan-gunungan sampah yang menjulang tinggi di setiap peradaban manusia. Sampah yang tak terkelola dengan baik, menghasilkan aroma tak sedap dan jadi sarang berkumpulnya […]


  • Konsumsi Sosial: Pemenuhan Motif Egois dan Altruis Konsumen

    Oleh: Firdaus Putra, HC.*   “It is not from the benevolence of the butcher, the brewer or the baker that we expect our dinner, but from their regard to their own interest” – Adam Smith. Nalar Fundamen Bangunan ekonomi kita selama ini selalu terilhami pernyataan Adam Smith di atas. Yang dapat kita terjemahkan, “Bukan karena […]


  • [OPINI] Elegi untuk Sahabat Inspiratif

    Oleh : Supriono* Pepatah terkenal mengatakan atau tak ada manusia yang sempurna. Hal tersebut pun dibenarkan di dalam lingkup agama. Raja Dangdut Indonesia Roma Irama pun membenarkan hal tersebut dalam lagu “Kehilangan Tongkat” miliknya. Namun, hal demikian juga bukan berarti dapat selalu dilegitimasi dan dibenarkan jika kesalahan terlanjur berulang untuk kesekian kalinya. Berikut penggalan lirik dari […]


  • Siapa Oposisi 2014-2019?

    Oleh: Nurhidayat* Negara demokrasi sistem multipartai seperti Indonesia ditandai dengan adanya koalisi-oposisi. Yin dan yang inilah yang diharapkan menjadi pemutus kebijakan yang ideal bagi negara. Namun, melihat perkembangan partai  politik yang inkonsisten dalam memilih “regu” dalam pilpres kali ini, masyarakat cenderung melihat citra personal Capres-cawapres ketimbang partai pengusungnya. Menjelang terpilihnya presiden baru, banyak partai politik tengah (baca: […]


  • Saya, Prabowo , dan Jokowi

    Oleh: Nurhidayat* Mahasiswa sering digadang-gadang sebagai agen perubahan. Idealismelah yang sangat dominan untuk menjawab harapan itu. Kami belajar berorganisasi, bekerja tanpa imbalan gaji, yang kadang dengan risiko yang besar: dianggap pengangguran terselubung! Namun, itulah mahasiswa, belum “ternoda” oleh nominal materi. Idealisme adalah identitas mahasiswa, sejak dulu, masa reformasi, hingga saat ini. Meskipun kini meredup, idealisme […]