Selatan

Menggenggam arah. Ilustrasi: Ari Mai Masturoh.

Menggenggam arah. Ilustrasi: Ari Mai Masturoh.

Oleh: Bernadeta Valentina*

Ada lagi hari

bersalam fiksi

tumbang merata

nyatanya

kau masihberjibaku

dalam seribu saturagu

aku marah.

Meski masih gaungriang

tiada sadar taksatupun terang

hanya bertelut disudut Selatan

yang katanyalebih hangat

mengikuti bumiyang limbung

tapi dinginmengerat

dan aku taktertolong

hanya yang dinegeri lain

kau jelas lugas

lebih bernafas

oh, hidup lebihluas

kalau kau mautahu, air masih cair.

Matahari masihterbakar

meski tak sepanasmarahku

cari saja pisau

yang lebih tajam, agar jelas kau sengsara

sudahlah

sudah berlalu keSelatan

sampai beku biru.

Ada lagi hari

cair lagi bersemi

hingga tanah taknampak,

siapa peduli?

sudah berlalu keSelatan.

*Penulis adalah mahasiswa ilmu kelautan FPIK Unsoed, staf Litbang Sketsa

Tulisan ini sebelumnya telah dimuat di lpmsketsa.com, dimuat ulang di BU (beritaunsoed.com) agar tetap bisa diakses oleh pembaca. Portal berita lpmsketsa.com resmi beralih ke beritaunsoed.com