alterntif text

Artikel dalam Kategori " CERPEN "

  • Catatan Para Malaikat

    Oleh: Syifa Fauziah Hanya ada dua hal yang bisa kau percayai di dunia saat ini: kebenaran dan kebohongan. Orang-orang tampaknya lebih percaya dan tertarik dengan apa yang dinamakan kebenaran, sehingga mereka selalu sibuk membolak-balik lembar-lembar tulisan kebenaran. Lembar-lembar itu banyak tersebar, kau bisa dapatkan hampir di mana pun. Terkadang ada pula yang akan membacakannya untuk […]


  • Bayangan Amis

    Oleh: Priyo Handoko Orang-orang berhamburan mendekati rel yang baru saja dilewati kereta api eksekutif dari Jakarta beberapa detik lalu. Namun, rasa penasaran yang meledak cepat berganti menjadi jerit kengerian. Ada yang langsung pergi sambil muntah. Ada pula yang meludah sambil menyumpah. Perut mereka terasa mual. Benar-benar magrib yang sial. Meski begitu, jumlah orang yang tertarik […]


  • Kepala Ayam

    Oleh: Wika G. Wulandari Di jalanan itu kepala-kepala menunduk menatap lekat benda mungil serba bisa. Lewat layar yang tak pernah redup, mereka berharap bisa menemukan sesuatu untuk menyudutkan pemerintah. Di balik jendela berbingkai cokelat aku selalu memperhatikan mereka dalam balutan celemek merah bata dan secangkir cokelat hangat di atas nampan. Melayani pelanggan sambil menikmati kehidupan […]


  • Rombeng

    Oleh: Japal Fauzi Usianya sekitar tiga puluh lima tahun, beristri dan punya satu anak. Dia memiliki pekerjaan yang lumayan penghasilannya. Dalam keseharian, dia juga berlaku wajar, berangkat bekerja  pagi hari dan pulang sore hari. Jika malam tiba, dia pun ikut beristirahat, bahkan tidurnya mengorok. Tak ada yang aneh dengan dirinya. Dia lelaki betulan, manusia berkumis […]


  • Tekad Bulat

    Oleh: Anisa Faqot “Aku berjanji, ini terakhir kali aku berbuat curang.” Tangan kanannya mengepal kuat dan bulat, lantas kepalan tersebut ditepuk-tepuk pada dada bagian kiri. Seolah mengikrarkan sesuatu, laki-laki tambun ini bermonolog sembari terus membolak-balik koran di hadapannya. Tersenyum dia mendapati dirinya yang ternyata menjadi headline surat kabar ternama di kota ini. “Ghulam Madani: Pejabat […]


  • Sapi Gila

    Oleh: Nurhidayat* Kopi keruh malam ini menjernihkan suasana. Dilengkapi dengan asap pekat yang kuisap, ternyata berhasil mengencerkan pemikiran. Keduanya berhasil menjadi kawan lekat obrolan yang rutin ini. Ya, pertemuan dengan Bari Si Kades baru memang bukan hal baru. Aku tak pernah bosan, selalu antusias dengan yang dibahas kala beradu. Bari yang jago pidato dan debat […]


  • Sastra Penyingkap Tabu ‘65

    Oleh: Muhammad Fauzi* “Kecondongan buku-buku pada masa Orde Baru, dimana dalang utama dari gerakan 30 September adalah PKI, dan pemenangnya adalah pihak Angkatan Darat yang menumpas PKI hingga ke akar-akarnya. Adapun para korban pembantaiannya adalah ekses-ekses dari PKI,” tutur Hariyadi Ph.D, dosen Sosiologi Unsoed, dalam diskusi “Rekonsiliasi Kultural Melalui Fiksi 1965” Rabu, (30/9). Ia menambahkan, buku […]


  • Tiba Pati

    Tiba Pati

    Tiba Pati [1] Oleh: Nurhidayat[2] Irama musik marawis bersilih ganti dengan orkes koplo dari tetangga samping kiri rumah membuatku uring-uringan. Musik akherati dan musik duniawi yang saling bersubtitusi itu sungguh menidaklelapkan tidur malam-malam ini. Bukan karena musiknya sebenarnya, namun karena umurku yang sudah nyaris kepala tiga dan tak juga bisa menemukan jodoh yang kelak kujadikan […]


  • Pria yang selalu Menatap Jalan

    Oleh : Supriono ENTAH sejak kapan pria itu duduk di pos ronda. Aku memandanginya dari sudut jendela kamar rumahku, Ia sama sekali tak aneh. Wajahnya tak kumal tak pucat pula, Ia nampak  selalu memandangi jalan. Sesekali Ia hanya mengedipkan matanya yang tak memancarkan beban maupun harapan. Rumahku tak terlalu jauh dari pos ronda itu, hanya […]