alterntif text

Artikel dalam Kategori " SASTRA "

  • Ikat Kepala Merah

    Oleh: Nurhidayat* Sambil berorasi meruntuhkan kursi Sambil beronani mengejakulasikan makna Mengencangkan ikat kepala yang hendak jatuh Berkaca agar kain itu tepat menutupi jidat Meraba agar ikatan tepat di kuncir belakang kepala   Kebenaran dan keadilan menumpuk punggungnya Seberat teriakan petani membeli sepatu anaknya Setinggi cita-cita pendiri negaranya Setebal rindu seorang aktivis kepada kelulusannya   Idealisme […]


  • Catatan Para Malaikat

    Oleh: Syifa Fauziah Hanya ada dua hal yang bisa kau percayai di dunia saat ini: kebenaran dan kebohongan. Orang-orang tampaknya lebih percaya dan tertarik dengan apa yang dinamakan kebenaran, sehingga mereka selalu sibuk membolak-balik lembar-lembar tulisan kebenaran. Lembar-lembar itu banyak tersebar, kau bisa dapatkan hampir di mana pun. Terkadang ada pula yang akan membacakannya untuk […]


  • Bayangan Amis

    Oleh: Priyo Handoko Orang-orang berhamburan mendekati rel yang baru saja dilewati kereta api eksekutif dari Jakarta beberapa detik lalu. Namun, rasa penasaran yang meledak cepat berganti menjadi jerit kengerian. Ada yang langsung pergi sambil muntah. Ada pula yang meludah sambil menyumpah. Perut mereka terasa mual. Benar-benar magrib yang sial. Meski begitu, jumlah orang yang tertarik […]


  • Pantun Hari Kemerdekaan

    Oleh: Emerald Magma Audha* Ada udang di dalam bakwan Tersaji di setiap dukan Wahai Saudara, hai Kawan Ini Hari Kemerdekaan Culika melarat mendapat celaka Kakinya gempor dihantam popor Katanya ini negeri merdeka Pangan impor, tenaga kerja impor Bausuku bertelut pada tuanku Syahdan, ia bersujud serupa sayak Isu SARA masih saja laku Kebinekaan terancam koyak Ada […]


  • Kepala Ayam

    Oleh: Wika G. Wulandari Di jalanan itu kepala-kepala menunduk menatap lekat benda mungil serba bisa. Lewat layar yang tak pernah redup, mereka berharap bisa menemukan sesuatu untuk menyudutkan pemerintah. Di balik jendela berbingkai cokelat aku selalu memperhatikan mereka dalam balutan celemek merah bata dan secangkir cokelat hangat di atas nampan. Melayani pelanggan sambil menikmati kehidupan […]


  • Rombeng

    Oleh: Japal Fauzi Usianya sekitar tiga puluh lima tahun, beristri dan punya satu anak. Dia memiliki pekerjaan yang lumayan penghasilannya. Dalam keseharian, dia juga berlaku wajar, berangkat bekerja  pagi hari dan pulang sore hari. Jika malam tiba, dia pun ikut beristirahat, bahkan tidurnya mengorok. Tak ada yang aneh dengan dirinya. Dia lelaki betulan, manusia berkumis […]


  • Tekad Bulat

    Oleh: Anisa Faqot “Aku berjanji, ini terakhir kali aku berbuat curang.” Tangan kanannya mengepal kuat dan bulat, lantas kepalan tersebut ditepuk-tepuk pada dada bagian kiri. Seolah mengikrarkan sesuatu, laki-laki tambun ini bermonolog sembari terus membolak-balik koran di hadapannya. Tersenyum dia mendapati dirinya yang ternyata menjadi headline surat kabar ternama di kota ini. “Ghulam Madani: Pejabat […]


  • Sapi Gila

    Oleh: Nurhidayat* Kopi keruh malam ini menjernihkan suasana. Dilengkapi dengan asap pekat yang kuisap, ternyata berhasil mengencerkan pemikiran. Keduanya berhasil menjadi kawan lekat obrolan yang rutin ini. Ya, pertemuan dengan Bari Si Kades baru memang bukan hal baru. Aku tak pernah bosan, selalu antusias dengan yang dibahas kala beradu. Bari yang jago pidato dan debat […]


  • Belalang Bersayap Elang

    Oleh: Nurhidayat* burung camar menggambar peta bergegas pergi ke utara apa kabar sidang pembaca pantun datang moga gembira   bergegas pergi ke utara sepuluh burung terbang beruntun pantun datang moga gembira sudah lama tidak berpantun   sepuluh burung terbang beruntun terkena angin berayun-ayun sudah lama tidak berpantun pantun receh asal berpantun   terkena angin berayun-ayun […]


  • Pantun Hari Pers Nasional

    Oleh: Nurhidayat Anak kuliah menulis jurnal Anak persma bikin majalah Ini Hari Pers Nasional Momentum wartawan untuk berbenah Koran sobek di bagian tengah Koran bekas dijual ke loak Wahai masyarakat kelas menengah Janganlah mudah termakan hoax Nenek-nenek suka membaca Beli buku dua eksemplar Jangan mudah menyinggung SARA Baca yang banyak supaya pintar Anak kasmaran menulis […]