alterntif text

Artikel dalam Kategori " KAMPUS "

  • Catatan Kemenangan Mahasiswa

    Oleh: Emerald Magma Audha “Mana Rektor… Kami datang.. Menuntutmu…  Sampai menang….” Begitulah gaung senandung yang terdengar dari rampai mahasiswa tatkala menuju kantor utama kampus patung Soedirman berkuda, tempat manggala kampus bergiat, atau biasa disebut Gedung Rektorat (GR) (16/6). Malah, selama dua hari aksi, mahasiswa yang menamakan dirinya aliansi “Soedirman Melawan” itu, lebih sering menembangkan lirik […]


  • Keniscayaan dan Delusi dalam Matanya Najwa

    Oleh: Emerald Magma Audha   “Saya tidak takut sama Surya Paloh. Saya tidak takut sama Nasdem…” Genggam kanannya mengepal mic hitam, duduk dengan memangku kaki, wanita dengan dres merah juga jeans panjang yang melekat sebagai bawahan, dengan mantap membalas pertanyaan dari salah satu partisipan yang beruntung. Muhammad Yamin, si penanya yang dipilihnya, dikiranya mahasiswa, nyatanya […]


  • Mendadak Radu

    Oleh: Lely Zikri Zulhidayah Gaduh suara mejakayu terbanting saat hendak dipindahkan menuju mobil pengangkut. Tampak beberapa orang lainnya sibuk memindahkan kursi-kursi besi dan batu bata bekas pengganjal. Rupanya orang-orang itu sedang merapikan stan-stan selepas pameran. Meski beberapa pengunjung masih berdatangan, sekitar pukul 14.00, Senin (23/10) Unsoed Fair resmi ditutup. Memasang muka masam, pengunjung terpaksa pulang […]


  • Geliang-geliut Kontroversi HTI di Purwokerto

    Oleh: Rachma Amalia “Kita punya mainstream agama yang kokoh di Indonesia,” begitulah petuah dari filsuf Prof. Franz Magnis-Suseno, S.J. tatkala kuliah umum “Kebudayaan, kekuasaan, dan Tantangan Problem Kemanusiaan” yang digagas Fakultas Ilmu Budaya Unsoed. Pada pertemuan di lantai dasar Gedung Rektorat Unsoed Senin (26/10) itu, rohaniwan yang akrab disapa Romo Magnis ini menyinggung adanya ektrimisme […]


  • Aksi Peduli Lingkungan dalam Acara Puncak Dies Natalis FIB ke-1

    PURWOKERTO–Sabtu malam (17/10), menjadi malam puncak dari rangkaian kegiatan Dies Natalis Fakultas Ilmu Budaya yang pertama. Rangkaian kegiatan yang berlangsung sejak September hingga Oktober 2015 dengan tema ”Ngaub Kayuning Kesambi” telah berakhir. Namun, terdapat sesuatu yang unik di keramaian malam puncak dies natalis FIB ini, yaitu adanya stan penukaran sampah anorganik dengan tote bag (tas […]


  • Karya Seni Instalasi, Kado Istimewa FIB Unsoed

    Oleh: Ari Mai Masturoh Terpasang di muka Kampus Fakultas Ilmu Budaya, bentuk uniknya mampu menawan pemilik pandang. Sesekali ada yang berhenti, mencoba mengamati, beberapa berfoto kolektif guna diunggah ke dunia virtual. Setelah ditelisik, itulah ‘kado’ istimewa untuk Fakultas Ilmu Budaya. Berbahan utama bambu, kado ini tampak memesona. Usut punya usut, Lin Mursalin-atau yang akrab disapa […]


  • Kebudayaan Menurut Kaca Mata Budiman Sudjatmiko

    PURWOKERTO- Budiman Sudjatmiko, Anggota Komisi II DPR RI, berpandangan bahwa dalam sebuah peradaban yang maju, ada peradaban yang berakar pada kebudayaan. “Kalau Iptek terpisah dari kebudayaan, kita hanya menjadi konsumen peradaban, bukan produsen peradaban,” terangnya, Sabtu malam (10/10) dalam Awarding Night, Pekan Seni Soedirman 2015. Di acara puncak sekaligus acara penutup Pekan Seni Soedirman (PSS) […]


  • Parkir FJU Tak Terawasi

    PURWOKERTO–Terjadi kecelakaan kecil di lahan parkir Festival Jepang Unsoed (FJU) di Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM), beberapa menit setelah acara tersebut berakhir, sekitar pukul 22.05 WIB, Minggu (4/10). Salah satu mobil pengunjung FJU, dengan merek Honda, tanpa sengaja menabrak sepeda motor. Terparkir tak jauh dari posisi sepeda motor, mobil yang ditumpangi pengunjung FJU menabrak sepeda motor […]


  • Karage: Kuliner Favorit dari Negeri Sakura

    PURWOKERTO–Bertempat di halaman Fakultas Ilmu Budaya Unsoed, sejumlah stan makanan terlihat berjejer dalam acara Fesival Jepang Unsoed (FJU), Minggu (4/10). Salah satu yang menarik adalah stan makanan yang menjajakan karage. Menurut Husni Ramadhan, penjual di stan karage, karage merupakan salah satu makanan favorit di sana. Tak hanya bagi warga Jepang, ternyata, rasa karage yang gurih […]


  • Sastra Penyingkap Tabu ‘65

    Oleh: Muhammad Fauzi* “Kecondongan buku-buku pada masa Orde Baru, dimana dalang utama dari gerakan 30 September adalah PKI, dan pemenangnya adalah pihak Angkatan Darat yang menumpas PKI hingga ke akar-akarnya. Adapun para korban pembantaiannya adalah ekses-ekses dari PKI,” tutur Hariyadi Ph.D, dosen Sosiologi Unsoed, dalam diskusi “Rekonsiliasi Kultural Melalui Fiksi 1965” Rabu, (30/9). Ia menambahkan, buku […]