Tiga Pilar Melawan Kalah Ala Nasihin Masha

Nasihin Masha saat Diskusi.Foto: Supriono

Nasihin Masha saat Diskusi.Foto: Supriono

PURWOKERTO–Nasihin Masha menjelaskan tiga unsur sebagai garda dalam melawan kekalahan, yakni: Kepemimpinan, Pendidikan, dan Kewiraswastaan, Jumat (10/10). Menyinggung masalah memilih pemimpin, Masha, Pemimpin Redaksi Republika tersebut menjelaskan sedikit mengenai pemimpin yang dibutuhkan, bahwa pemimpin itu harus memiliki karakter. ”Pemimpin itu harus berkarakter, karena sebuah pesan itu dilihat siapa yang menyampaikan bukan apa yang disampaikan.”

Ali Rokhman, Dekan Fisip Unsoed memberi tanggapan terkait masalah di dunia pendidikan yang terjadi di Indonesia. Mahasiswa harus tetap berpegang pada jangan sampai menyerah pada sistem yang ada. Memang sistem (pendidikan-red) membuat peserta didik menjadi amtenar, tapi sebagai peserta didik harus memiliki daya juang, tetap berpegang terangnya dengan antusias terhadap para peserta diskusi.

Masha juga menjelaskan sektor swasta sangat berperan penting dalam memajukan dan mengangkat nama Indonesia di mata dunia. “Erick Tohir merupakan contoh bagaimana sebenarnya pengusaha dari negara berkembang berhasil masuk ke tingkat dunia,” cetusnya. Menurut Masha hal yang terpenting di atas pundak Erick Tohir adalah mempertahankan dan memajukan yang telah ia peroleh dan secara tidak langsung berkaitan karena nama bagsa pun ikut dipertaruhkan.

Nasihin Masha bernostalgia dengan datang kembali almamaternya, Unsoed. Alumni Fisip Unsoed yang juga mengaku pernah aktif di Lembaga Pers Mahasiswa tersebut menghadiri acara bertajuk “Workshop Jurnalistik dan bedah buku Perjuangan Melawan Kalah” yang diselenggarakan atas kerjasama BEM Unsoed Kabinet Sahabat Inspiratif dengan Ikatan Keluarga Alumni Unsoed. Kegiatan tersebut ditutup dengan berfoto bersama para narasumber namun sangat disayangkan acara yang dimoderatori oleh Nurhidayat, Pemimpin Redaksi LPM Sketsa tersebut  langka peserta , alumni yang datang pun tak signifikan. (Supriono)

Tulisan ini sebelumnya telah dimuat di lpmsketsa.com, dimuat ulang di BU (beritaunsoed.com) agar tetap bisa diakses pembaca. Portal berita lpmsketsa.com resmi beralih ke beritaunsoed.com.