“Pasar Murah Ramadan 2015” di Tengah Kunjungan Jokowi ke Purwokerto

Spanduk Pasar Murah Ramadan 2015. Foto: Rachma Amalia

Spanduk Pasar Murah Ramadan 2015. Foto: Rachma Amalia

PURWOKERTO-Bersamaan dengan revitalisasi 1.000 pasar rakyat oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Pasar Manis Purwokerto, Selasa (30/6), Kementrian Perdagangan membuka “Pasar Murah Ramadan 2015” di sebrang eks.Gedung Soetedja, tempat Presiden meresmikan revitalisasi Pasar Manis.

Tepatnya di Jln.BKR, pasar ini dibuka untuk warga yang mendapat undangan maupun yang sekadar datang untuk melihat Presiden. “Pasar ini dibuka untuk warga. Tentunya warga bisa dapat sembako dengan harga yang miring di bulan Ramadhan ini,” ujar Rosdian, salah satu panitia Pasar Murah 2015.

Warga yang sebelumnya sudah tiba dan berkumpul di sekitar area Pasar Manis Purwokerto, sekitar pukul 11.15WIB diarahkan ke ring 3, yaitu ke dalam lokasi “Pasar Murah Ramadan 2015” oleh petugas keamanan. “Hal ini untuk mensterilkan lokasi pas Presiden Jokowi kesini (Pasar Manis-red). Warga juga banyak yang belum dapet kupon belanja katanya,” jelas salah satu petugas keamanan yang tak mau disebutkan namanya.

Tidak semua warga mendapat kupon belanja gratis. “Saya dapet undangan dari kelurahan, terus dapet kupon. Yang dapet kupon cuma yang dapet undangan tok,” ungkap Saridah (54), warga Desa Pasir Kulon.

Sedangkan warga yang tidak mendapat undangan, untuk dapat berbelanja di “Pasar Murah Ramadan 2015” harus membeli kupon yang telah disediakan panitia. Menurut Heni, warga Kelurahan Kober, ia tak mendapat kupon dari kelurahan sehingga ia harus membeli kupon tersebut di stan BRI yang berada di area “Pasar Murah Ramadan 2015”.

Menteri Perdagangan Rahmat Gobel dan Presiden Joko Widodo pun sempat mengunjungi “Pasar Murah Ramadan 2015′ tersebut usai revitalisasi 1.000 pasar rakyat di Pasar Manis Purwokerto. (Rachma Amalia)

Tulisan ini sebelumnya telah dimuat di lpmsketsa.com, dimuat ulang di BU (beritaunsoed.com) agar tetap bisa diakses oleh pembaca. Portal berita lpmsketsa.com resmi beralih ke beritaunsoed.com