Jurnalis Bukan Sekedar Pencari Berita

Diklat LPM SKetsa

Diklat LPM SKetsa

PURWOKERTO–Guna memberikan pengetahuan dasar tentang jurnalistik bagi anggota magang, LPM Sketsa mengadakan Pendidikan dan Pelatihan Dasar Jurnalistik pada Sabtu (29/3). Acara yang bertajuk “Become a Jurnalist” ini diikuti setidaknya oleh 28 anggota magang LPM Sketsa. Acara yang diadakan sehari penuh itu diisi dengan berbagai materi tentang jurnalistik oleh para wartawan lokal Purwokerto, sebut saja Kholil Rohman dan Rudal Afghani (Satelit Post), Sujarwa (Radar Banyumas), dan Candra Iswinarno (Merdeka.com).

Acara yang diadakan di Ruang Rapat lantai 1 Gedung Rektorat Unsoed ini diikuti peserta dengan antusias. Bahkan seringkali acara menjadi molor karena begitu interaktifnya pembicara dengan peserta, sehingga butuh waktu lebih banyak untuk berdialog. Levi, salah satu anggota magang Sketsa dipilih sebagai peserta teraktif dalam acara ini. Mahasiswi FKIK ini terlihat sangat antusias dengan pertanyaan-pertanyaan kritisnya yang membuat pembicara harus menjawab panjang lebar.

“Wartawan tidak hanya sekedar mencari berita, namun juga mengolah, menyusun, editing, pengkayaan, dan penyajian secara indah,” ujar Kholil, seorang wartawan Satelit Post ketika menyampaikan materi dasar-dasar jurnalistik. Dari situ, bisa dilihat wartawan adalah seniman yang menyuguhkan keindahan dalam karyanya. Selain itu, wartawan juga wajib mencari informasi dari berbagai sumber sebagai verifikasi. Verifikasi data sangat penting bagi keakuratan berita.

Selain dibekali dengan dasar-dasar jurnalistik, anggota magang Sketsa juga dibekali dengan materi nilai-nilai berita, perwajahan media, dan teknik reportase yang nantinya sangat berguna bagi peserta yang notabene adalah calon-calon jurnalis kampus Unsoed. (Ari Mai Masturoh, Anggota Magang LPM Sketsa 2014)

Tulisan ini sebelumnya telah dimuat di lpmsketsa.com, dimuat ulang di BU (beritaunsoed.com) agar tetap bisa diakses pembaca. Portal berita lpmsketsa.com resmi beralih ke beritaunsoed.com.