Teror terhadap Pengguna Pendopo PKM Unsoed

Dari redaksi
Coretan "Buat apaan nj*ng" pada pegumuman milik PMAT dan PMII, foto telah disensor oleh LPM Sketsa. Foto: Hendra Saputra, Ari Mai Maturoh.

Coretan “Buat apaan nj*ng” pada pegumuman milik PMAT dan PMII, foto telah disensor oleh LPM Sketsa. Foto: Hendra Saputra, Ari Mai Maturoh.

PURWOKERTO-Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) mendapat teror oleh pihak yang tidak bertanggung jawab saat ingin menggunakan PendopoPKM Unsoed, Jumat (17/4). Teror berupa sepenggal kalimat tidak senonoh dilayangkanpada pengumuman penggunaan Pendopo PKM yang mereka pasang. “Kita kan sama-samamahasiswa, kami (PMII-red) lebih suka ditegur secara langsung daripada dengan cara seperti ini,”tegas Jajang Hidayat, anggota PMII.

Halserupa juga dialami oleh Paguyuban Mahasiswa Anak Transmigran (PMAT), Sabtu(26/4). Meskipun kegiatan mereka tidak bersamaan, namun kalimat yang hampirserupa juga didapat pada pengumuman penggunaan Pendopo PKM yang PMAT pasang.Ini bukan kali pertama bagi PMAT menggunakan Pendopo PKM. “Kita (PMAT-red)udahbiasa pakai Pendopo PKM, tapi baru kali ini ada kejadian seperti ini (teror-red),”tambah Jajang Hidayatyang jugaanggota PMAT.

Menanggapi hal tersebut, Presiden BEM Unsoed Muhammad Ali Husein mengatakan bahwa mereka belum bisa melakukan tindakan hukuman kepada pelaku. Hal ini disebabkan karena pelaku belum ditemukan. Jika pelakunya telah ditemukan maka pihak BEM Unsoed akan menyelesaikan masalah tersebut dengan cara kekeluargaan.

Muhammad Ali Husein menambahkan bahwa pengguna pendopo PKM tidak dibatasi hanya untuk mahasiswa Unsoed saja, namun pihak di luar Unsoed juga diperbolehkan menggunakan pendopo. “Selama ini penggunaan pendopo bebas bagi siapapun, terutama untuk kegiatan berkaitan dengan kemahasiswaan dan menyertakan suratpemberitahuan kepada BEM,”ujarnya.

BaikPMII dan PMAT merasa tidak memiliki musuh atau pihak yang tidak senang denganmereka. Namun, pihak PMAT memang tidak mengirim surat permohonan penggunaanpendopo terlebih dahulu. Mereka hanya memasang pengumuman penggunaan PendopoPKM Unsoed. “Kita (PMAT-red) hanya memasang pengumuman,”ungkap Hedra Saputra, pegiat PMAT.

Sementara itu, pengguna pendopo PKM yang sering menggunakan pendopo untuk latihan rutinmereka, seperti Merpati Putih merasa tidak merasa terganggu dengan adanya pihak luar yang menggunakan pendopo. “Kami merasa tidak terganggu dengan adanyakegiatan di pendopo PKM, asalkan itu tidak bertepatan dengan latihan rutin UKMkami di Pendopo PKM,”terang Yudistira Kusdianto, salah satu anggota MerpatiPutih.

Sedangkanmenurut Aef Nandi Setiawan, salah satu anggota Persaudaraan Setia Hati Teratai,saat dikonfirmai melalui BBM merespon bahwa penggunaan Pendopo PKM untuk kegiatan organisasi luar Unsoed tidak mengganggu dirinya. Meskipunpenggunaannya sama dengan jadwal mereka latihan di Pendopo PKM karena menurutnya kita harus berbagi dan memahami.

Hinggasaat ini memang tidak ada aturan yang mengikat terkait peminjaman pendopo PKM.“Untuk saat ini tidak ada badan pengawas resmi yang mengelola pendopo PKM karenabelum adanya SK dari rektor. Jika mereka ingin menggunakan pendopo PKM, hanya harus menyertakan surat kepada BEM dan memasang pengumuman penggunaan pendopo di tiang-tiang pendopo,”tambah Ali Husein.

Untuk mencegah hal serupa agar tidak terulang maka BEM selalu mengingatkan bahwa sebelum menggunakan pendopo PKM untuk kegiatan harus memberitahu dahulu kepada pihak BEM, agar kegiatan yang dilakukan bisa berjalan lancar. Selain itu, agar pengguna PKM bisa mengerti jika pendopo PKM akan digunakan oleh sebuah organisasi.(Reza Adum Kurnia Praja/Laili Uswatun Nadlifah)

Tulisan ini sebelumnya telah dimuat di lpmsketsa.com, dimuat ulang di BU (beritaunsoed.com) agar tetap bisa diakses oleh pembaca. Portal berita lpmsketsa.com resmi beralih ke beritaunsoed.com

Related Posts

Tinggalkan Komentar Anda