Kepala Pengelola Gor Soesilo Soedarman: Kami Tidak Menghambat

Dari redaksi
Nanang Himawan Kusuma saat ditemui di ruangannya, Rabu (16/4). Foto: Ari Mai Masturoh

Nanang Himawan Kusuma saat ditemui di ruangannya, Rabu (16/4). Foto: Ari Mai Masturoh

PURWOKERTO-Kepala Pengelola Gor Soesilo Soedarman(Gor Soesoe) Moh. Nanang Himawan Kusuma, mengungkapkan bahwa pihak pengelolatidak berusaha menghambat mahasiswa Unsoed yang akan menggunakan fasilitas GorSoesilo Soedarman, pun pihak di luar Unsoed, selama sesuai dengan prosedur yangtelah ditetapkan. “Kami selalu memfasilitasi kalau ada surat permohonan, bahkandari luar Unsoed sekalipun, kami fasilitasi,” ungkapnya saat ditemui diruangannya, Kamis (16/4). Baca juga berita-gor-soesilo-soedarman-disegel-aliansi-mahasiswa.html.

Selain sebagai Kepala Pengelola Gor Soesoe, Moh. NanangHimawan Kusuma juga menjabat sebagai Kepala Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatandan Rekreasi (PJKR). Meskipun demikian, Moh. Nanang Himawan Kusuma atau yangakrab disapa Nanang atau Anang tetap menjalankan prosedur yang ada. Sebagai KaprodiPJKR, ia tetap mengajukan surat permohonan untuk menggunakan fasilitas GorSoesilo Soedarman kepada Kepala Pengelola Gor Soesoe.

Sejak awal berdiri, PJKR menggunakan Gor Soesoe sebagaifasilitas perkuliahan. Namun, mereka tidak menutup fasilitas Gor Soesoe untukdigunakan pihak lain, selama masih ada ruang, fasilitas Gor dapat digunakanbersama-sama. “Kalau kita sedang ada kuliah dan ada pengguna lain, kita ngga apa-apa,walaupun rasa sedikitterganggu pasti ada. Bahkan sempat ada UKM yang ikut bergabung bersama kitasaat kuliah,”beber Sis Wibisono, mahasiswa PJKR 2014.

Tidak jarang pula, mahasiswa PJKR menggunakanfasilitas lain untuk kegiatan perkuliahan bila fasilitas Gor tidak memungkinkanuntuk digunakan bersama. Seperti saat ini, sejak Rabu (15/4) Gor Soesoe disegeloleh aliansi mahasiswa yang terdiri atas BEM, UKM olahraga dan supporter. Selama Gordisegel, mahasiswaPJKR menggunakan lapangan voli di belakang Gedung PJKR. Bahkan, pada Rabu(15/4), kegiatan perkuliahan PJKR terpaksa diliburkan. Iya, kemarin kitadiliburkan, tegas Sis Wibisono.

Pihak PJKR mengakui memang ada saat tertentu GorSoesoe ditutup untuk umum. Memang ada hari-hari tertentu, seperti hari seninpagi, kita menutup Gor Soesilo Soedarman untuk pengguna lain karena digunakanuntuk latihan atletik seperti lempar lembing dan lempar cakram. Kami tidakingin ada korban, maka dari itu Gor kami tutup, jelas Moh. Nanang Himawan Kusuma.

Ia juga menjelasakan bahwa tujuan didirikannya GorSoesilo Soedarman, selain sebagai fasilitas olahraga bagi mahasiswa, jugadirancang untuk mendirikan jurusan olahraga. Pada 2005, meskipun Gedung Prodi PJKRbelum didirikan, Unsoed mulai merekrut beberapa dosen yang bakal menjadi dosenPJKR. Saat itu, mereka ditempatkan di beberapa fakultas, seperti Fakultas IlmuSosial dan Ilmu Politik (FISIP), Fakultas Kesehatan, Fakultas Ekonomi, danbeberapa fakultas yang lain.

Bakal dosen PJKR itu memiliki tugas membangun UKMolahraga di masing-masing fakultas dan mengembangkannya. Tahun 2006, dibentuk pengelolaGor Soesoe, dan pada 2008 ditunjuklah Moh. Nanang Himawan Kusuma sebagai KepalaPengelola Gor Soesoe hingga saat ini. Sejak saat itu, mereka mempelajaripengelolaan Gor yang benar dan mencari bekal untuk merealisasikan didirikannya PJKR.Tahun 2013, turunlah SK Pembukaan Prodi PJKR dari Dikti dan bernaung di bawahFakultas Ilmu Kesehatan. (Ari Mai Masturoh)

Tulisan ini sebelumnya telah dimuat di lpmsketsa.com, dimuat ulang di BU (beritaunsoed.com) agar tetap bisa diakses oleh pembaca. Portal berita lpmsketsa.com resmi beralih ke beritaunsoed.com

Related Posts

Tinggalkan Komentar Anda