Luncurkan Padi Unggulan, Unsoed Datangkan Menristek

Dari redaksi
foto: 4.bp.blogspot.com

foto: 4.bp.blogspot.com

PURWOKERTO-Pukulan lesung dan lenggak-lenggok penari menyambut kedatangan Menteri Riset dan Teknologi, Prof. Dr. Ir. H.Gusti Muhammad Hatta, M. S.,diGedung Auditorium Graha Widyatama Unsoed, Jalan HR. Bunyamin Purwokerto, siangkemarin (15/ 5).

Unsoed meluncurkan padi unggulan. Padi unggulan yang bernama Padi Gogo Aromatikatau INPAGO UNSOED 1 ini merupakan hasil penelitian dari Prof. Dr. Ir. Suwarto MP dan Prof. Ir. Totok Agung, MP. Ph. D dari Fakultas Pertanian Unsoed Bertajukproduksi tinggi, rasa pulen dan wangi, padi ini dalam pembukaan kemarin juga menerima sertifikat varietas baru gogoaromatik dan sertifikat perlindungan varietas tanaman dari Kementrian Pertanian RI.

Padiini memiliki potensi hasil 7,2 ton/ hektar dengan rata-rata hasil 4,9 ton per hektar, umur 110 hst, kandungan amilosa ± 18%, tekstur nasi pulen dan wangi, tahanpenyakit blast ras 133, agak tahan wereng batang coklat biotipe 1. Padi inicocok ditanam di lahan kering dan dapat ditanam di lahan sawah.

Acarayang terselenggara atas kerja sama Pusat Pengembangan Teknologi LPPM Unsoedbekerja dengan PT ANTAM (Persero) Tbk dan PNPM Mandiri ini merupakan salah satubagian dalam Seminar Nasional Teknologi (SNATEK) Berkelanjutan 2012 dan ExpoTeknologi dengan tema “Peran CSR dan Teknologi Berkelanjutan DalamPemberdayaan Menuju Masyarakat Madani”.

Selain Menristek turut serta mengundang DeputiVII Koordinator Kesejahteraan Rakyat Dr. Ir. Sujana Royat, DEA., Direktur CSRPT. Antam (Persero) Tbk. Ir. Denny Maulasa, M. M., dan Sekretaris Yayasan DanaSejahtera Mandiri Dr. H. Subiakto Tjakrawerdaya.

Dalam pemaparannya, Menristek menambahkan bahwaupaya pendayagunaan Iptek supaya lebih berkelanjutan dan berkembang, memerlukankoordinasi dan sinergi dari para aktor inovasi di daerah. dibutuhkan adanyakomitmen dari pemerintah daerah dan kalangan akademisi (BPPT, LIPI, Unsoed dan IPB).

Muhammad Akmal Staf Kementrian Riset dan Teknologi menambahkan,masyarakat Indonesia tidak punya kapasitas kepercayaan diri dalam IPTEK sebagaibangsa. cara menumbuhkan kepercayaan diri bangsa itu melalui media. “Diharapkan media juga mau ikut sertamempublikasikan produk-produk anak bangsa.”

Selain memaparkan berbagai teknologi milik Unsoed yangsudah diterapkan dalam masyarakat, kegiatan ini dirangkai dengan seminar,talkshow PNPM/ PLPBK yang bekerja sama dengan pihak PUSBANGTEK LPPM UNSOED, batik fashion show dan festival band bagi siswa SMA/SMK serta pameranprogram dan produk UMKM.

Kegiatan ini dimaksudkan untuk membukakesempatan kepada industri UMKMmelakukan promosi program-program pembangunan yang telah disusun dalam produkperencanaan oleh masing-masing lokasi kepada berbagai pihak baik pemerintah,swasta maupun kelompok peduli.

Dalam pameran, puluhan stand memamerkan program danproduk unggulan masing-masing. peserta adalah 13 badan keswadayaan masyarakat penerima program ND, perwakilan BKM non ND, industri kecil(binaan Disperindagkop), CSR dan sponsor. Materi yang dipamerkanberupa program rencana pembangunan desa ND(maket, spanduk, leaflet, film, slide foto danlain-lain), produk lokalindustri kecil/ KSM(makanan, handmade, batik), profil UMKM.

Sedangkan Unsoed bekerja sama dengan PT Aneka Tambang tentang pemanfaatan lahanpantai untuk tanaman sayuran. Seperti kubis, terong, bawang merah dan papayabeserta hasil olahannya masing-masing. (Galih)

Tulisan ini sebelumnya telah dimuat di lpmsketsa.com, dimuat ulang di BU (beritaunsoed.com) agar tetap bisa diakses pembaca. Portal berita lpmsketsa.com resmi beralih ke beritaunsoed.com.

Related Posts

Tinggalkan Komentar Anda