Lahan Bisnis dari Penghijauan Kampus

Dari redaksi

PURWOKERTO-Untuk mewujudkan kampus yang berorientasi konservasi, sejak tahun 2008 lalu Unsoed menjalankan Program Penghijauan Kampus. Selain berfungsi sebagai sarana penghijauan, program ini nantinya akan dijadikan lahan bisnis layaknya pemusatan taman.

Program Penghijauan Kampus ini berupa penanaman sejumlah tanaman di sekitar wilayah kampus. Tanaman-tanaman tersebut kemudian diberi note sejarah tanaman seperti nama dan fungsi ekologisnya. “Arboretrum Mini and Butterfly Garden serta beberapa tumbuhan di titik tertentu akan dijadikan sarana pendidikan, namun tidak menutup kemungkinan nantinya sebagai sarana hiburan,” ujar Dr.rer.nat Imam Widhiono MZ, M.S. selaku ketua Program Penghijauan Kampus.

Taman kupu-kupu dan arboretrum mini yang bertempat di belakang UPT Perpustakan, menjadi program terbaru. Pembuatannya sudah hampir 90%. Tempat ini yang nantinya menjadi salah satu pusat pendidikan, juga rekreasi bagi civitas akademika dan masyarakat umum.

Rencana beberapa tahun kedepan, selain memproduksi cenderamata yang bertemakan taman, seperti tumbuh-tumbuhan dan kupu-kupu berbentuk kaos dan gantungan kunci, wilayah yang dijadikan sarana penghijauan ini akan dijadikan pusat hiburan. Bentuknya akan menyerupai taman kota, yang tentunya berada di antara proses pembelajaran di kampus. Tidak heran bila civitas akademika yang akan beraktivitas di kampus, nantinya harus membayar sejumlah dana retribusi.

Walau telah berjalan sekitar tiga tahun lalu, penanaman yang telah dilakukan dibeberapa titik yakni kampus Blater, kampus kedokteran di Margono, dan kompleks Gor Susilo Soedarman,belum begitu dirasakan penghuni kampus. Padahal sejumlah Dana Alokasi Khusus (DAK) sebagai anggaran program ini sepertinya lebih dari cukup.Tidak tanggung-tanggung, Direktorat Pendidikan Tinggi menggelontorkan dana sebesar 500 juta rupiah per tahunnya untuk program ini. (Dyan)

Tulisan ini sebelumnya telah dimuat di lpmsketsa.com, dimuat ulang di BU (beritaunsoed.com) agar tetap bisa diakses pembaca. Portal berita lpmsketsa.com resmi beralih ke beritaunsoed.com.

Related Posts

Tinggalkan Komentar Anda