Aksi Forum Mahasiswa Pertanian

Dari redaksi

PURWOKERTO-Rabu (20/1) lalu Forum Peduli Pertanian (FPP) mengadakan aksi penempelan spanduk dan poster, serta penyegelan sekretariat BEM Pertanian. Hal ini terjadi terkait penagihan janji oleh anggota FPP, terhadap Presiden BEM terpilih dalam keikutsertaannya di Kuliah Kerja Nyata.

Tuntutan FPP (Forum Peduli Pertanian):

  1. Segera adakan musyawarah istimewa.
  2. Turunkan presiden bem pertanian.
  3. Reposisi fungsi DLM.
  4. Dinamisasi kelembagaan kampus.

Spanduk-spanduk dan poster tersebut di pasang didalam dan diluar kampus pertanian. Dalam media tersebut, FPP menyebutkan beberapa sindiran berkaitan dengankinerja BEM. FPP juga mengajukan empat tuntutan yang juga ikut dipajangdi poster tersebut.

Sebelumnya telah ada perjanjian bagi PresidenBEM terpilih untuk menunda baik penelitian atau KKN di tahun yang telahditentukan. Perjanjian ini telah disepakati, namun ada kesalahpahaman yang muncul.

Menurut Kiki Yulianto, Presiden BEM Pertanian, perjanjian tentang penangguhan KKN tersebut berlaku untuk satu semester.Namun pihak lain yang terkait menganggap penangguhan tersebut berlaku untuk satu tahun perkuliahan.

Selain alasan diatas, ada beberapa alasan FPP melakukan aksi. FPP menganggap BEM kurang berusaha untuk menyelesaikan masalah-masalah di kampus seperti sistem parkir denganmenggunakan STNK yang justru meredupkan aktifitas sekre hima maupun unit, KHS telat, dan dana BOPP. Advokasi BEM dinilai lambat perihal penangguhan BOPP yang melewati batas waktu pembayaran.

Terdapat banyak lembaga dan forum di fakultas pertanian, salah satunya FPP. FPP sendiri merupakan sebuah lembaga independen yang didirikan oleh mahasiswa pertanian. Memiliki fungsi kontrol terhadap BEM dan DLM.

“Iniadalah bagian dari harmonisasi kampus. Dengan begitu, lembaga-lembaga di fakultas pertanian dapat mengoreksi kinerja masing-masing. Walaupun sebenarnya aksi tersebut efeknya pencitraan publik yang kurang baik,” ujar Kiki. (Dyan)

Tulisan ini sebelumnya telah dimuat di lpmsketsa.com, dimuat ulang di BU (beritaunsoed.com) agar tetap bisa diakses pembaca. Portal berita lpmsketsa.com resmi beralih ke beritaunsoed.com.

Related Posts

Tinggalkan Komentar Anda